Kasus Penipuan Satu Kampung oleh Oknum IRT Masuk Meja Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2024 - 15:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Bone (AKP Yusriadi Yusuf S,IK)

Kasat Reskrim Polres Bone (AKP Yusriadi Yusuf S,IK)

BONE,BONEKU.COM,– Satuan Reserse Kriminal Polres Bone mulai melakukan penyelidikan terkait kasus penipuan 1 kampung warga di Desa Talaga Desa Lompu Kecamatan Cina Kabupaten Bone yang dilakukan oleh seorang IRT bernama Nurmiati.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Yusriadi Yusuf yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima 1 laporan resmi dari salah seorang warga yang menjadi korban.

“Kemarin kami telah menerima 1 laporan secara resmi oleh salah satu korban, dan sementara kami mulai melakukan penyelidikan,” Ujar kasat Reskrim AKP Yusriadi Yusuf, Jumat 13/12/2024.

Seperti yang di beritakan sebelumnya sedikitnya sekitar 50 orang warga Desa Lompu Kecamatan Cina menjadi korban penipuan oleh seorang IRT, yang mana modus pelaku menjanjikan korban untuk dibantu pengurusan pencairan kreditnya di Bank BRI.

Baca Juga:  Jadwal Keberangkatan Ke Palu Ditunda Hingga Jumat Sore

Menurut Salah seorang korban Rahmawati yang dihubungi melalui sambungan telpon Jumat, (13/12), Dia menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh pelaku dengan cara mendatangi rumahnya kemudian minta tolong untuk dibantu mengambil kredit namun atas nama dirinya.

“Awalnya itu dia datang ke rumah minta tolong dibantu untuk pengurusan kredit, saya percaya sama dia karena kita tinggal 1 kampung sementara dan kredit kredit sebelumnya itu lancarji pembayarannya,” Kata Rahmawati

Lebih jauh dia mengatakan ini sudah yang ketiga kalinya dia dibantu pengurusan kredit oleh pelaku, Awalnya korban yang meminta tolong ke pelaku karena butuh uang untuk modal usaha, setelah itu lunas kemudian ambil lagi, dan yang terakhir pelaku yang datang sendiri minta dibantu karena dia butuh uang namun untuk mempercepat prosesnya itu menggunakan nama saya.

Baca Juga:  100 Personel Polres Bone Raih Kenaikan Pangkat

“Nilainya itu bervariasi mulai Rp, 50 juta sampai Rp. 100 juta dan ada sekitar 50 orang di kampung yang jadi korban dengan modus yang sama, saat ini korban sudah pergi meninggalkan kampung katanya dia ke Morowali,” Tambahnya

Rahmawati juga menceritakan bahwa ada korban lain yang bernama Bacotang yang juga mengalami nasib yang sama dia mengalami kerugian sebesar Rp. 100 juta, awalnya Bacotang ini mempercayakan sepenuhnya kepada Nurmiati untuk pengurusan kredit bahkan ATM dan buku Rekening diserahkan ke pelaku, namun ternyata setelah kredit cair, korban tidak diberitahukan.

Baca Juga:  Mahasiswa di Bone Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Dilaporkan ke Polisi

“Bacotang baru tahu kalau ternyata kredit itu cair setelah pihak Bank datang dan meminta ke dia untuk pelunasan, namun dia menolak untuk membayar karena dia tidak terima sepeserpun uang kredit tersebut, bahkan ATM dan buku rekeningnya belum dikembalikan oleh pelaku, kasus ini juga sudah kami laporkan ke pihak kepolisian,”Kuncinya (*)

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Rp15 Miliar untuk Kepulauan Selayar
Resmikan Tugu Ujung Aspal Selatan Sulawesi, Gubernur Sulsel Dorong Pariwisata Selayar
Tiga Hari Hilang, Kakek 72 Tahun di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal Dunia
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber
Bingung Pengelolaan & Data CSR 620 Perusahaan Berizin di Bone Belum Punya Aturan Main Jelas
Isu Makanan MBG Bone: Anak Sakit, Pengelola Klaim Aman
Pencuri Brankas Milik Youtuber Bone Wa Nimbang Ditangkap, Polisi Kembangkan Kasus di Puluhan TKP

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:09 WITA

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Rp15 Miliar untuk Kepulauan Selayar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:41 WITA

Resmikan Tugu Ujung Aspal Selatan Sulawesi, Gubernur Sulsel Dorong Pariwisata Selayar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:29 WITA

Tiga Hari Hilang, Kakek 72 Tahun di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:42 WITA

Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:13 WITA

Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber

Berita Terbaru