Dugaan Polisi Bekingi Tambang Ilegal, LSM Bone Bakal Lapor Kapolri

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 15:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Penambang galian C tanpa izin yang terus beroperasi memunculkan dugaan adanya oknum Aparat Kepolisian dibalik kegiatan ilegal tersebut. Alasan sulitnya perizinan sementara kebutuhan akan material pasir, batu dan tanah urug terus meningkat, membuat aktivitas penambangan sulit dibendung.

Ketua LSM Formak, Robert, mengungkapkan kegeramannya terhadap para penambang yang seolah kebal hukum. Robert menilai hal ini tidak lepas dari dugaan oknum polisi yang menerima suap agar tutup mata terhadap aktivitas tambang galian C di beberapa Kecamatan, diantaranya Kecamatan Awangpone, Barebbo, Mare’, Dua Boccoe, Sibulue dan Amali.

Baca Juga:  Puluhan Tahun Menambang di Mare' Bone, Mantan Kades Cege Rupanya Tak Kantongi Izin

“Saya sudah menduga bahwa para penambang ini berani melakukan aktivitas ilegalnya karena adanya oknum aparat yang bermain didalamnya. Kami dari sosial kontrol tidak akan biarkan hal ini terjadi, jika kami dapat bukti-bukti keterlibatan kongkalikong aparat ini, kami akan laporkan ke bapak Kapolri,” tegasnya.

Robert juga meminta ketegasan dari Kapolres Bone, AKBP Sugeng, agar menindaki anggotanya yang terbukti menerima upeti dari para penambang ilegal. Robert yakin Kapolres Bone yang baru bisa memberikan contoh penegakan hukum yang baik di Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Dihari Kerja Pertamanya, Andi Haruni Kunjungi KPU...

“Ini tidak bisa dibiarkan, harus dilaporkan ke Paminal dan Mabes agar dilakukan penindakan. Jika benar ada oknum yang bermain di tambang ilegal dan ada keterlibatan membekingi tambang, maka harus diusut tuntas dan dilaporkan ke Kapolri,” ujarnya lagi.

Keberadaan tambang ilegal juga sempat disinggung Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, melalui wawancara Podcast di WIB Channel Kita. Andi Akmal menyebut keberadaan tambang yang belum mengantongi izin akan berdampak bagi lingkungan juga berdampak pada pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga:  Ini Profil AKBP Erwin Syah Kapolres Bone Yang Baru

“Tambang di Bone ini kan banyak, yang ilegal itu bisa berdampak buruk bagi lingkungan kita dan harusnya tambang ini bisa menghasilkan pajak,” kata Andi Akmal.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dray Vibrianto, juga ikut angkat bicara terkait keberadaan para penambang ilegal. Dray bahkan siap menurunkan tim untuk mengetahui dampak lingkungan yang ditimbulkan, namun secara tegas juga menyebut bahwa aktivitas ini jika ilegal harusnya ditindaki oleh aparat penegak hukum.

“Ini pidana”, singkatnya. (*)

Berita Terkait

TP PKK Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Edukasi B2SA dan Rumah Pangan
Polres Soppeng Ajak Masyarakat Ramaikan Car Free Day dalam Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Dinilai Jadi Inspirasi bagi Masyarakat
Surat Permohonan RDPU WIB soal Pembahasan CSR Belum Ada Jawaban dari Pimpinan DPRD Bone
Berkeliaran di Paccing, ODGJ Asal Bainang Akhirnya Dipindah, Warga Paccing Pernah Rugi Bahkan Masuk Sel
Gubernur Sulsel Groundbreaking Rehabilitasi Irigasi Bontonyeleng, Optimalkan Pengairan 1.200 Hektare Sawah
Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi
Bupati Bone Sidak UKPBJ, Perintahkan Percepatan Lelang Proyek Strategis

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:43 WITA

TP PKK Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Edukasi B2SA dan Rumah Pangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:34 WITA

Polres Soppeng Ajak Masyarakat Ramaikan Car Free Day dalam Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:53 WITA

Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Dinilai Jadi Inspirasi bagi Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:31 WITA

Berkeliaran di Paccing, ODGJ Asal Bainang Akhirnya Dipindah, Warga Paccing Pernah Rugi Bahkan Masuk Sel

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:12 WITA

Gubernur Sulsel Groundbreaking Rehabilitasi Irigasi Bontonyeleng, Optimalkan Pengairan 1.200 Hektare Sawah

Berita Terbaru