BONE, BONEKU.COM,– Seorang warga Desa Latonro, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan Sungai Watu, pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 14.30 Wita. Insiden itu melibatkan sebuah kapal kayu milik H. Sarifuddin yang dikemudikan oleh Aras (30), warga Desa Watu, dengan sebuah perahu katinting yang dikemudikan oleh Musmuliadi (28), nelayan asal Desa Latonro, Kecamatan Cenrana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian Polres Bone, kecelakaan bermula ketika kapal kayu milik H. Sarifuddin yang dikemudikan Aras bergerak dari arah timur menuju barat dan hendak menepi. Pada saat bersamaan, sebuah perahu katinting yang dikemudikan Musmuliadi melaju dari arah berlawanan, yakni dari barat ke timur.
Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar menjelaskan, Perahu katinting yang dikendarai oleh Musmuliadi membawa satu penumpang bernama Muh. Naya serta dua buah gabus berukuran besar. Diduga, pandangan Musmuliadi terhalang oleh muatan gabus tersebut sehingga tidak melihat keberadaan kapal kayu yang sedang menepi. Tabrakan pun tak terhindarkan.
“Akibat benturan keras membuat penumpang perahu katinting, Muh. Naya, mengalami luka serius. Ia mengalami luka terbuka di bagian kepala, mulut mengeluarkan darah, serta lebam pada kelopak mata kiri, Usai kejadian korban langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone,” Jelas Rayendra
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa, Selang beberapa menit setelah ditangani tenaga pihak medis di RSUD Tenriawaru Bone, tepat pukul 16.50 Wita, Muh. Naya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.
“Saat ini tim bersama unsur terkait masih melakukan pendalaman serta meminta keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan air tersebut. Kami juga mengimbau warga yang beraktivitas di perairan agar lebih berhati-hati, terutama saat membawa muatan yang berpotensi menghalangi pandangan,” Tutup Rayendra (*)











