Ahli Geofisika Unhas Pastikan Kegiatan Seismik 3D di Wajo Aman

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM,– Peneliti Kegempaan dan Geofisika Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menegaskan bahwa kegiatan Seismik 3D Tosora yang berlangsung di Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, tidak berkaitan dan tidak berpotensi menimbulkan fenomena likuifaksi, sebagaimana isu yang beredar di tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Dr. M. Taufiq Rafie, S.Si., M.T., peneliti kegempaan Unhas, saat melakukan kunjungan lapangan bersama mahasiswa Program Studi Geofisika Unhas di lokasi proyek Seismik 3D yang dikelola oleh PT Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd., Jumat (6/2/2026).

Menurut Dr. Taufiq, likuifaksi merupakan fenomena geologi yang umumnya dipicu oleh gempa bumi kuat dengan durasi guncangan yang lama dan berulang, serta didukung oleh kondisi tanah tertentu yang jenuh air. Sementara itu, getaran yang dihasilkan dalam kegiatan seismik eksplorasi bersifat terukur, terkendali, dan berlangsung dalam waktu yang sangat singkat, sehingga tidak memenuhi syarat terjadinya likuifaksi.

Baca Juga:  Pemkab Wajo Gaungkan Revolusi Hijau, Tanam Pohon Serentak di 16 Kelurahan

“Isu yang mengaitkan kegiatan seismik dengan potensi likuifaksi adalah tidak benar dan tidak memiliki dasar ilmiah,” tegas Dr. Taufiq.

Sementara itu, Humas PT Energy Equity Epic (Sengkang), Baso Firman, menyampaikan bahwa penjelasan dari peneliti Unhas tersebut menjadi klarifikasi penting atas informasi keliru yang berkembang di masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh peralatan dan metode seismik yang digunakan telah dirancang dengan standar keselamatan yang ketat serta menggunakan tingkat energi yang jauh di bawah ambang batas yang dapat memengaruhi stabilitas tanah.

Baca Juga:  Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global 2026

Kegiatan kunjungan lapangan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi dan peningkatan literasi kebumian. Sebanyak 40 mahasiswa Geofisika Unhas yang tergabung dalam Society of Petroleum Engineers (SPE) mengikuti kegiatan SPE Field Trip untuk melihat secara langsung proses akuisisi data seismik 3D yang dilakukan secara aman dan bertanggung jawab.

Rombongan mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing Sabrianto Aswad, S.Si., M.T., Syamsuddin, S.Si., M.T., serta Dr. M. Taufiq Rafie. Mereka diterima langsung oleh Operation Geophysic EEES, Hasbullah, di Basecamp PT GSI.

Baca Juga:  Genangan Air Tak Kunjung Teratasi, Drainase Sekitar RSUD Lamaddukelleng Dikeluhkan Warga

Hasbullah menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan edukasi kepada publik merupakan hal penting untuk mencegah kesalahpahaman di masyarakat terkait kegiatan eksplorasi seismik. Senada dengan itu, Sabrianto Aswad menilai kunjungan lapangan tersebut tidak hanya memperkuat kompetensi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana penyampaian informasi yang benar dan berbasis ilmiah kepada masyarakat luas. (*)

Penulis : Rangga

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Aksi AMPERA di Kejari Wajo, Desakan Penegakan Hukum Tanpa Intervensi
Ketua DPRD Wajo Serap Aspirasi Warga Atakkae dalam Reses Masa Persidangan II
Pemkab Wajo Gaungkan Revolusi Hijau, Tanam Pohon Serentak di 16 Kelurahan
Edukasi Demokrasi Sejak Dini, KPU Wajo Sambangi SMAN 3 Wajo
DPC Partai Hanura Wajo Gelar Musyawarah dan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030
Pemkab Wajo Respons Keluhan Warga, Drainase Depan RSUD Lamaddukelleng Masuk Prioritas 2026
Genangan Air Tak Kunjung Teratasi, Drainase Sekitar RSUD Lamaddukelleng Dikeluhkan Warga
Wajo Raih Penghargaan Presiden RI atas Peningkatan Produksi Beras Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:11 WITA

Ahli Geofisika Unhas Pastikan Kegiatan Seismik 3D di Wajo Aman

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:01 WITA

Aksi AMPERA di Kejari Wajo, Desakan Penegakan Hukum Tanpa Intervensi

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:44 WITA

Ketua DPRD Wajo Serap Aspirasi Warga Atakkae dalam Reses Masa Persidangan II

Senin, 26 Januari 2026 - 12:32 WITA

Pemkab Wajo Gaungkan Revolusi Hijau, Tanam Pohon Serentak di 16 Kelurahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:44 WITA

Edukasi Demokrasi Sejak Dini, KPU Wajo Sambangi SMAN 3 Wajo

Berita Terbaru

Bone

Diduga Korsleting, Satu Unit Mini Bus Hangus Terbakar

Kamis, 5 Feb 2026 - 15:11 WITA