Bupati Bone Klaim Angka Anak Tidak Sekolah Turun Signifikan

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Pemerintah Kabupaten Bone menunjukkan kemajuan signifikan dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). Berkat kebijakan yang terarah, berbasis data, serta kolaborasi lintas sektor, jumlah ATS di daerah ini berhasil ditekan secara nyata.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.Si, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak memperoleh hak dasar pendidikan tanpa terkecuali.

Berdasarkan data awal Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah ATS di Kabupaten Bone sebelumnya tercatat lebih dari 40 ribu anak. Namun, setelah dilakukan validasi by name by address, angka tersebut menyusut drastis menjadi sekitar 12.000 hingga 17.000 anak pada jenjang usia SD hingga SMA.

Baca Juga:  Tabrakan Maut di Palakka, 2 Korban Meninggal Dunia di Rumah Sakit

“Penurunan ini menunjukkan bahwa pembenahan data menjadi kunci utama dalam penanganan Anak Tidak Sekolah,” ujar Bupati Andi Asman Sulaiman, Senin (9/2/2026).

ATS diketahui tersebar di seluruh jenjang pendidikan, dengan konsentrasi tertinggi berada di wilayah pedesaan serta kantong-kantong kemiskinan. Bupati mengungkapkan, berbagai faktor menjadi penyebab anak putus sekolah atau tidak pernah mengenyam pendidikan formal, di antaranya keterbatasan ekonomi, kewajiban membantu orang tua bekerja, jauhnya akses ke sekolah, hingga rendahnya motivasi melanjutkan pendidikan.

“Jika tidak ditangani secara serius dan sistematis, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi persoalan sosial di masa depan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Bone Copot Kepala Sekolah, Ketahuan Selewengkan Dana BOS

Sebagai arah kebijakan, Pemkab Bone memprioritaskan pengembalian ATS ke layanan pendidikan formal maupun nonformal dengan mengacu pada data Dapodik yang telah tervalidasi. Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi salah satu solusi strategis untuk menampung anak-anak dari keluarga miskin serta wilayah yang sulit dijangkau layanan pendidikan.

Selain itu, Pemkab Bone juga mengoptimalkan Gerakan Lisu Massikola (Gerlimas) melalui penjangkauan aktif ke rumah-rumah warga guna mengembalikan anak ke sekolah formal atau ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Pemerintah daerah turut memberikan subsidi dan bantuan pendidikan, mulai dari pembiayaan sekolah hingga perlengkapan belajar. Jalur pendidikan nonformal seperti PKBM serta program Paket A, B, dan C juga diperkuat bagi anak-anak yang tidak memungkinkan kembali ke sekolah formal.

Baca Juga:  Bupati Bone Gaet Investor, PT Biosant Tirta Lestari Siap Bangun SPAM di Bumi Arung Palakka

Seluruh upaya tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Pendidikan, pemerintah kecamatan dan desa, PKBM, serta berbagai mitra terkait.

“Pemutakhiran data Dapodik harus dilakukan secara berkelanjutan agar setiap intervensi benar-benar tepat sasaran,” kata Bupati.

Dengan intervensi yang terfokus, berkelanjutan, dan kolaboratif, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis angka Anak Tidak Sekolah akan terus menurun, sehingga seluruh anak dapat kembali mengenyam pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Aksi Humanis Bhabinkamtibmas Bone Bantu Penyandang Disabilitas, Viral di Medsos
Mahasiswa Desak Penindakan Tambang Ilegal di Turucinnae, Polres Bone Hentikan Sementara Aktivitas
Pemkab Bone Percepat Transformasi Digital, Luncurkan PADE Beramal e-BMD dan e-Perjadin
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bone Dimulai, Warga Keluhkan Ceceran Material Timbunan
Panen Raya di Cenrana, Bupati Bone Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan
Viral! Anak Putus Sekolah Jadi Korban Perundungan Pelajar SMP di Bone
Sidak Rumah Sakit di Bone, Komisi IV DPRD Bone Dorong Pemenuhan Standar JKN KRIS
Aksi Nyata Bupati Bone: Lunasi Utang Kuliah dan Hadiahi Wisudawan Berprestasi

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:37 WITA

Aksi Humanis Bhabinkamtibmas Bone Bantu Penyandang Disabilitas, Viral di Medsos

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:21 WITA

Mahasiswa Desak Penindakan Tambang Ilegal di Turucinnae, Polres Bone Hentikan Sementara Aktivitas

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:27 WITA

Pemkab Bone Percepat Transformasi Digital, Luncurkan PADE Beramal e-BMD dan e-Perjadin

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:22 WITA

Panen Raya di Cenrana, Bupati Bone Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:44 WITA

Viral! Anak Putus Sekolah Jadi Korban Perundungan Pelajar SMP di Bone

Berita Terbaru