BONE.BONEKU.COM,– Seorang remaja perempuan berinisial NS (18) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, berinisial DR (19). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami puluhan luka lebam di sekujur tubuhnya.
Peristiwa itu terjadi pada malam Jumat lalu. Berdasarkan pengakuan korban, ia dijemput oleh pelaku yang merupakan pacarnya, kemudian dibawa ke sebuah kamar kos yang beralamat di Jalan Langsat Watampone.
Namun setibanya di lokasi, korban justru diduga dianiaya oleh pelaku hingga mengalami luka lebam di berbagai bagian tubuh. Korban mengaku telah menjalin hubungan asmara dengan pelaku selama sekitar lima bulan. Selama berpacaran, korban menyebut dirinya kerap mengalami tindakan kekerasan dari pelaku.
Korban sempat meminta untuk mengakhiri hubungan tersebut. Namun pelaku diduga menolak dan bahkan mengancam korban akan melakukan penganiayaan lebih kejam lagi.
“Saya sudah pacaran selama 5 bulan tapi orangnya kasar sekali saya sering dipukul, jadi saya minta putus tapi dia tidak terima, jadi dia datang ke rumah sambil gedor-gedor pintu lalu saya dijemput paksa ke kostnya, disana saya dipukuli habis-habisan pakai tangan, helem sama kursi,” Ungkap Korban yang ditemui di SPKT Polres Bone, Minggu malam, 8/3/2026.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami sekitar 30 luka lebam di sekujur tubuhnya, mulai dari tangan, dan kaki korban, bahkan kelopak mata korban tampak memerah akibat pukulan keras yang diterimanya.
“Setelah saya dipukul itu, subuhnya saya bujuk dia untuk diantar pulang, sehingga saya diantar pulang ke rumah sama teman perempuannya,” Tambahnya
Awalnya korban menutupi sejumlah luka di tubuhnya dan merasa trauma sehingga mengurung diri di kamar, namun salah satu kerabatnya tak sengaja melihat luka korban dan melaporkannya ke tante korban.
Tidak terima dengan perlakuan tersebut, keluarga korban akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone didampingi kakaknya untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.
Saat ini laporan korban telah diterima pihak kepolisian dan kasus tersebut masih dalam proses penanganan lebih lanjut. (*)
Penulis : Heri
Editor : Admin Redaksi











