SINJAI, BONEKU.COM — Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama Panrita Literasi Institute dan Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai menggelar peringatan Hari Buku Internasional sekaligus Milad ke-36 UIAD Sinjai. Kegiatan bertajuk “Membaca, Berkreasi, dan Menginspirasi” ini juga dimeriahkan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Pengadilan Negeri Sinjai dan Panrita Literasi Institute.
Acara yang berlangsung di Auditorium H. M. Amir Said UIAD Sinjai, Kamis (23/4/2026), dibuka secara resmi oleh Bupati Sinjai yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab, Andi Ariany Djalil.
Dalam sambutannya yang mewakili Bupati, Andi Ariany menyoroti tantangan besar di era digital saat ini. Ia menilai derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi justru sering menggerus budaya membaca masyarakat yang teralihkan oleh penggunaan gawai dan hiburan instan.
“Tanpa membaca, tidak ada ilmu. Tanpa ilmu, tidak ada kemajuan. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk kembali menumbuhkan kecintaan pada buku,” tegas Andi Ariany.
Wanita yang akrab disapa Ibu Bunga ini juga mengapresiasi digelarnya pameran buku sebagai upaya nyata membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas. Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panrita Literasi Institute atas dedikasi dan konsistensinya memajukan dunia literasi di Bumi Panrita Kitta.
“Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, baik melalui kebijakan anggaran, penyediaan ruang baca publik, maupun kerja sama dengan para pegiat literasi,” tambahnya.
Lebih jauh, Andi Ariany mengajak seluruh elemen masyarakat agar menjadikan setiap sudut desa dan kelurahan memiliki sarana baca, serta menjadikan buku sebagai kebutuhan primer, bukan sekadar pelengkap atau tugas semata.
Literasi Sebagai Kompas Kehidupan
Sementara itu, Ketua Panrita Literasi Institute, Mirfayani Mirsal, menekankan pentingnya menjadikan budaya membaca sebagai kompas kehidupan.
“Jadikan membaca sebagai kebutuhan, berfikir sebagai kebiasaan, dan berkarya sebagai bentuk kontribusi nyata. Mari membaca agar tidak kehilangan arah, mari menulis agar bisa meninggalkan jejak,” pesannya.
Rangkaian Kegiatan
Peringatan Hari Buku Internasional ini tidak hanya berisi seremonial, namun juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik. Di antaranya pameran buku anak yang menyediakan sekitar 5.000 buku, festival jajanan lokal, gerakan pangan murah, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Rangkaian kegiatan ini rencananya akan berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 23 hingga 26 April 2026 atau berakhir pada Minggu mendatang.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Sinjai Anthonio Spilkam Mona, Ketua TP-PKK Sinjai Rozalina A. Mahyudo, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), civitas akademika UIAD, para pegiat literasi, serta undangan lainnya.(*)
Penulis : Achyl/Hum
Editor : Admin Redaksi











