Petani Bone Geram! Pupuk Dibayar Sejak 2025, 2026 Tak Kunjung Datang

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

BONE.BONEKU.COM,— Sejumlah petani di Desa Cani Sirengreng, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengaku kecewa karena pupuk yang telah mereka bayar sejak tahun 2025 hingga kini belum juga diterima.

Kekecewaan tersebut dirasakan oleh beberapa kelompok tani yang menilai janji penyaluran pupuk dari salah satu pengecer tidak kunjung direalisasikan, meski pembayaran telah dilakukan lebih awal.

Baca Juga:  Warga Bone Tewas Tersambar Petir Saat Panen Jagung di Kebun

Akibat kondisi itu, para petani menyatakan penolakan terhadap aktivitas pengecer pupuk UD Madu Tani yang dianggap telah merugikan mereka.

Salah satu perwakilan kelompok tani, Sabri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menunggu cukup lama tanpa kejelasan terkait distribusi pupuk tersebut.

“Bagaimana tidak kecewa, dari tahun 2025 dijanjikan, sekarang sudah 2026 pupuk itu belum juga diberikan, padahal sudah kami bayar lebih dulu,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:  Program MBG Dipercepat, Bupati Bone Minta Libatkan Warga Kurang Mampu

Menurutnya, keterlambatan ini sangat berdampak terhadap aktivitas pertanian, terutama dalam menunjang produktivitas lahan.

Para petani pun meminta perhatian dari pemerintah, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Bone, agar segera mengambil langkah tegas terhadap pengecer yang dinilai tidak bertanggung jawab.

“Kami berharap ada teguran dari dinas terkait. Kami juga menolak pengecer tersebut untuk beroperasi sampai ada kejelasan,” tegas Sabri.

Baca Juga:  Bupati Bone Andi Asman Sulaiman Bahas Pengembangan Bandara Arung Palakka dengan Kemenhub

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengecer terkait keterlambatan penyaluran pupuk tersebut. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi
Bupati Bone Sidak UKPBJ, Perintahkan Percepatan Lelang Proyek Strategis
Aksi Mahasiswa di DPRD Bone Sempat Ricuh, Massa Terlibat Saling Dorong dengan Aparat
Gubernur Sulsel Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang
Pulihkan Tambak dan Ekonomi Warga, Multipihak Tanam 15 Ribu Mangrove di Kajang, Bulukumba
Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas
Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial
Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:10 WITA

Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:41 WITA

Bupati Bone Sidak UKPBJ, Perintahkan Percepatan Lelang Proyek Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:20 WITA

Aksi Mahasiswa di DPRD Bone Sempat Ricuh, Massa Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:22 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:20 WITA

Pulihkan Tambak dan Ekonomi Warga, Multipihak Tanam 15 Ribu Mangrove di Kajang, Bulukumba

Berita Terbaru