Ayah Tengah Evakuasi Warga Banjir, Bocah 5 Tahun di Bone Tenggelam dan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SAR saat mencoba memberikan pertolongan pertama pada korban.

Petugas SAR saat mencoba memberikan pertolongan pertama pada korban.

BONE, BONEKU.COM, — Duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, setelah seorang bocah berusia 5 tahun berrinisial (MA) meninggal dunia usai tenggelam saat banjir merendam kawasan permukiman warga, Jumat pagi (8/5/2026).

Peristiwa tragis tersebut terjadi di tengah proses evakuasi warga terdampak banjir yang dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone, kejadian bermula saat ayah korban tengah membantu proses evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam.

Baca Juga:  Pria 50 Tahun Ditikam Badik di Amali, Pelaku Diamankan Tim Gabungan Polres Bone

Di tengah situasi panik dan kondisi banjir yang terus meningkat, korban diduga mengikuti ayahnya dari belakang tanpa sepengetahuan orang tuanya. Korban kemudian diduga terpeleset dan tenggelam di area genangan banjir dengan arus air yang cukup deras.

Tidak lama kemudian, salah seorang warga melihat tubuh korban dalam kondisi terendam dan tidak sadarkan diri. Warga bersama tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban ke tempat aman untuk mendapatkan pertolongan.

Baca Juga:  Bupati Bone Klaim Angka Anak Tidak Sekolah Turun Signifikan

Petugas SAR yang berada di lokasi sempat memberikan pertolongan pertama sebelum korban dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun sayangnya, nyawa bocah tersebut tidak berhasil diselamatkan.

“Menurut keterangan warga, korban mengikuti bapaknya dari belakang namun tidak terlihat. Saat itu bapaknya sedang membantu tim mengevakuasi warga terdampak banjir di lokasi kejadian,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bone, Andi Muh. Rezki.

Baca Juga:  Sungai Meluap Saat Menyeberang, Warga Desa Ujung Tanah Hilang Diduga Tenggelam

Setelah sempat mendapatkan penanganan medis di puskesmas, jenazah korban kemudian dikembalikan ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

Peristiwa ini menambah duka di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone. BPBD bersama tim SAR gabungan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak dan lansia saat terjadi bencana banjir. (*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus
Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat
Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ
Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.
Tiga Hari Hilang, Kakek 72 Tahun di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal Dunia
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Sungai Meluap Saat Menyeberang, Warga Desa Ujung Tanah Hilang Diduga Tenggelam
Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WITA

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:35 WITA

Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ

Senin, 8 Juni 2026 - 18:21 WITA

Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:29 WITA

Tiga Hari Hilang, Kakek 72 Tahun di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru