BONE.BONEKU.COM, — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meninjau langsung kesiapan Dermaga Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Rabu (20/5/2026), jelang peresmian dan pengoperasian kembali jalur penyeberangan Bajoe–Kolaka usai proses rehabilitasi selesai dilakukan.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dermaga dalam kondisi siap digunakan demi menunjang kelancaran aktivitas penyeberangan masyarakat dan kendaraan menuju Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Dalam peninjauan itu, Bupati Bone didampingi Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie. Rombongan disambut langsung oleh General Manager PT ASDP, Anom Sedayu Panatagama bersama jajaran manajemen.
Bupati bersama rombongan meninjau sejumlah titik fasilitas dermaga yang telah direhabilitasi dan kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Rehabilitasi tersebut dinilai sangat penting guna meningkatkan standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Bajoe.
“Hari ini kita berada di lokasi Dermaga Bajoe, di mana di sini ada kegiatan rehabilitasi pembangunan dermaga. Alhamdulillah target pekerjaan sesuai kalender dan selesai tepat waktu,” ujar Andi Asman Sulaiman kepada awak media.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak PT ASDP bersama seluruh pelaksana proyek yang dinilai mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah direncanakan.
“Saya bersama Bapak GM ASDP mengucapkan terima kasih karena telah memberikan yang terbaik dengan melaksanakan pekerjaan sesuai waktu yang direncanakan,” lanjutnya.
Menurut Bupati Bone, hasil rehabilitasi dermaga menunjukkan kualitas pekerjaan yang baik dan telah memenuhi standar nasional. Keberadaan Dermaga Bajoe sendiri memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama masyarakat Bone dengan wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya Kolaka.
“Yang paling penting, dengan adanya perbaikan dan rehabilitasi dermaga ini, bisa memberikan rasa aman dan nyaman yang lebih baik bagi para pengguna jasa penyeberangan melalui Bajoe,” katanya.
Selain memastikan kesiapan operasional, Andi Asman Sulaiman juga menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur pascarehabilitasi agar usia pakai dermaga dapat lebih panjang dan berkelanjutan.
“Kalau dermaga sebelumnya sekitar 20 tahun baru dilakukan perbaikan, harapannya yang sekarang ini bisa bertahan hingga 30 tahun. Insyaallah semoga dapat kita pertahankan untuk jangka panjang,” ungkapnya.
Ia turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses rehabilitasi, termasuk PT ASDP dan mitra pelaksana proyek PT Hydropower yang berhasil menuntaskan pekerjaan tepat waktu.
Bupati Bone memastikan peresmian Dermaga Bajoe akan dilaksanakan pada Kamis (21/5/2026) dan langsung diikuti dengan operasional perdana penyeberangan Bajoe–Kolaka.
“Besok kita resmikan bersama dan langsung digunakan. Besok juga akan ada penyeberangan pertama. Dua kapal feri tujuan Kolaka sudah bisa kembali beroperasi melalui Pelabuhan Penyeberangan Bajoe,” tutupnya. (*)










