Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 23:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUTIM.BONEKU.COM,– Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Rapat Koordinasi dan Pembinaan Program Pokok PKK di Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program prioritas PKK serta meningkatkan sinergi antara TP PKK Provinsi dan TP PKK Kabupaten/Kota dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, TP PKK Kabupaten Luwu Timur, serta perwakilan TP PKK Kabupaten Luwu Timur. Rapat membahas evaluasi pelaksanaan program pokok PKK, penguatan kelembagaan organisasi, peningkatan kualitas pelaporan dan dokumentasi kegiatan, serta berbagai isu strategis yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan program PKK di daerah.

Dalam arahannya, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan pentingnya optimalisasi implementasi 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan sebagai fondasi dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas.

Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan berbagai capaian dan kondisi aktual pelaksanaan program di Kabupaten Luwu Timur. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Program Keluarga SEHATI (Sejahtera, Harmonis, Aman, Tentram, dan Penuh Kasih) yang dilaksanakan oleh Pokja I TP PKK.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Ceramah, Ini Pesan Hijrah Hati dari Tabligh Akbar TP PKK Sulsel, Sambut Ramadan

Pelaksanaan program tersebut didasarkan pada sejumlah kondisi sosial yang memerlukan perhatian bersama. Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), pada tahun 2025 tercatat sebanyak 55 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Luwu Timur dengan jumlah korban sebanyak 55 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 17 korban kekerasan fisik, 1 korban kekerasan psikis, dan 32 korban kekerasan seksual.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa jumlah kasus yang tercatat dan terlaporkan kepada Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) diperkirakan masih jauh lebih kecil dibandingkan jumlah kasus yang sebenarnya terjadi di masyarakat. Fenomena tersebut dikenal sebagai fenomena gunung es, di mana kasus yang terungkap hanya merupakan sebagian kecil dari kondisi yang sesungguhnya terjadi di lapangan.

Selain itu, berdasarkan data Pengadilan Agama Luwu Timur, sepanjang tahun 2025 terdapat 24 anak yang memperoleh dispensasi kawin. Angka tersebut menjadi perhatian bersama karena perkawinan anak berpotensi menimbulkan berbagai dampak sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi anak serta keluarga.

Baca Juga:  Sasar Anak dan Ibu Hamil Bermasalah Gizi, Kolaborasi dengan PT Yakult Indonesia Persada

Faktor lain yang turut menjadi perhatian adalah tingginya angka perceraian di Kabupaten Luwu Timur. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 2.734 kasus cerai hidup, menjadikan Kabupaten Luwu Timur sebagai salah satu daerah dengan angka perceraian tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam bidang pemberdayaan ekonomi keluarga, TP PKK Kabupaten Luwu Timur juga telah menunjukkan komitmennya melalui pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK. Hingga saat ini, telah terdata sebanyak 17 kelompok UP2K binaan, yang terdiri atas 10 usaha kuliner dan 7 usaha kerajinan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha ekonomi keluarga, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2025 telah menyalurkan bantuan kepada kelompok UP2K binaan di Kabupaten Luwu Timur berupa kemasan produk sebanyak 300 unit untuk empat pelaku UMKM. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, daya saing, serta nilai tambah hasil usaha masyarakat.

Baca Juga:  TP PKK Sulsel dan Disdik Gelar Program SEHATI untuk Remaja di Gowa

Selain membahas implementasi program pokok PKK, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan juga menyampaikan arahan umum terkait persiapan pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2026. Sebagaimana diketahui, Provinsi Sulawesi Selatan telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda nasional tersebut.

Dalam rangka menyukseskan kegiatan dimaksud, seluruh jajaran TP PKK di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diharapkan terus meningkatkan kesiapan administrasi, kelengkapan data pendukung, kualitas pelaksanaan program, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Melalui rapat koordinasi dan pembinaan ini, diharapkan implementasi 10 Program Pokok PKK di Sulawesi Selatan semakin optimal, terukur, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh kader PKK dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga serta mendukung kesiapan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah berbagai agenda nasional pada tahun 2026 (*)

Berita Terkait

Dulu Rusak, Kini Mulai Tertangani: Progres Jalan Strategis Sulsel Terus Berjalan Lewat MYP
BKAD Sulsel Bantah Isu Utang Rp705 Miliar, Sebut Informasi yang Beredar Hoaks
Terkait Isu Kepala Sekolah Mundur, Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Dilakukan untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK RI, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
Berhasil Berikan Praktik Baik Penanganan Anak Tidak Sekolah, Gubernur Sulsel Jadi Pembicara di Bappenas bersama 4 Menteri
229 Ribu Liter Solar Subsidi Disita, Andi Sudirman Puji Kinerja Ditreskrimsus Polda Sulsel
Gubernur Sulsel Ajak Perkuat Toleransi dan Gotong Royong di Perayaan Sannipata Waisak 2026
Pasca Kebakaran RSUD Syekh Yusuf, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:16 WITA

Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 14:31 WITA

Dulu Rusak, Kini Mulai Tertangani: Progres Jalan Strategis Sulsel Terus Berjalan Lewat MYP

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:26 WITA

BKAD Sulsel Bantah Isu Utang Rp705 Miliar, Sebut Informasi yang Beredar Hoaks

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:26 WITA

Terkait Isu Kepala Sekolah Mundur, Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Dilakukan untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:26 WITA

Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK RI, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

Berita Terbaru