Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Balkis, Remaja Asal Bantaeng Penderita Kerongkongan

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Di usia 15 tahun, Balkis Mukarramah Arabia asal Kabupaten Bantaeng harus menjalani perjuangan berat melawan penyakit yang membuatnya tidak bisa menelan makanan dan minuman secara normal.

Sejak usia tujuh tahun, Balkis mengalami gangguan pada kerongkongan. Meski telah menjalani operasi, kondisinya justru semakin memburuk hingga kini hanya bisa memperoleh asupan nutrisi melalui selang. Selain itu, ia juga membutuhkan obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS.

Mengetahui kondisi yang dialami remaja tersebut, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman langsung mengarahkan Tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemprov Sulsel untuk memberikan bantuan bagi kebutuhan pengobatan Balkis, khususnya biaya dan obat-obatan yang tidak tercover BPJS.

Baca Juga:  Sekda Jufri Rahman Hadiri Paripurna DPRD Sulsel, Hasil Reses Jadi Masukan Perencanaan Pembangunan

Atas arahan tersebut, Tim UPZ Pemprov Sulsel, Rusdi mendatangi Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga Balkis. Bantuan tersebut diterima oleh sang ibu, Hartini.

“Atas arahan Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, UPZ Pemprov Sulsel hadir membantu meringankan beban keluarga Balkis, khususnya untuk kebutuhan pengobatan yang tidak tercover BPJS. Semoga bantuan ini dapat membantu proses perawatan dan kesembuhan ananda Balkis,” ujar Rusdi, Senin (15/6/2026).

Baca Juga:  Makassar Dilanda Cuaca Ektrem, Sejumlah Pohon Tumbang

Balkis diketahui mengalami gangguan pada kerongkongan yang membuatnya kesulitan menelan sejak usia tujuh tahun. Setiap kali ingin minum, ia harus berdiri dan mencari posisi tertentu agar dapat menelan dengan bantuan udara yang masuk ke tenggorokannya.

Ayah Balkis bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang tidak menentu. Bahkan, kedua kakaknya terpaksa menghentikan kuliah untuk membantu keluarga dan mendampingi proses pengobatan Balkis.

Baca Juga:  Stadion Sudiang Berkapasitas 27 Ribu Penonton Dibangun, Ditarget Rampung 2027

Sebelumnya, Balkis juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Namun karena keterbatasan biaya hidup dan kebutuhan keluarga yang mendampingi selama perawatan, keluarga memutuskan untuk kembali ke Sulawesi Selatan. Saat ini, Balkis menjalani perawatan intensif di RS Wahidin Makassar. (*)

Berita Terkait

Pemprov Sulsel Tegaskan Alsintan di Gudang Tani Makmur Bisa Dipinjamkan ke Petani
Lepas 28 Penerima Beasiswa Luar Negeri, Andi Sudirman Harap Kembali Mengabdi di Sulsel
Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat
Pemprov Sulsel Diganjar Dua Penghargaan Sekaligus Pemda Berprestasi Batch II dari Kemendagri 2026
Rakor Pertumbuhan Ekonomi se-Sulawesi, Bima Arya Tekankan Penguatan Potensi Daerah
Jufri Rahman: Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Perlu Diperkuat Lewat Kolaborasi Antarwilayah
RSUD Labuang Baji Berikan Layanan Katarak Gratis, dari Operasi hingga Pascoperasi
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:30 WITA

Pemprov Sulsel Tegaskan Alsintan di Gudang Tani Makmur Bisa Dipinjamkan ke Petani

Sabtu, 19 September 2026 - 19:09 WITA

Lepas 28 Penerima Beasiswa Luar Negeri, Andi Sudirman Harap Kembali Mengabdi di Sulsel

Sabtu, 19 September 2026 - 15:13 WITA

Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 13:07 WITA

Pemprov Sulsel Diganjar Dua Penghargaan Sekaligus Pemda Berprestasi Batch II dari Kemendagri 2026

Jumat, 18 September 2026 - 23:51 WITA

Rakor Pertumbuhan Ekonomi se-Sulawesi, Bima Arya Tekankan Penguatan Potensi Daerah

Berita Terbaru