25 Tim Bertarung Sengit, AE LAMONE Keluar Sebagai Juara Mobile Legends Kapolri Cup Bone

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 09:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM, – Tim AE LAMONE berhasil keluar sebagai juara Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Polres Bone setelah menampilkan performa gemilang dalam kompetisi yang digelar selama dua hari sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan AE LAMONE menjadi wakil Polres Bone pada ajang Kapolri Cup tingkat Polda Sulawesi Selatan.

Turnamen yang berlangsung pada Sabtu-Minggu (27–28 Juni 2026) di Aula Mapolres Bone, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, diikuti oleh 25 tim esports dari berbagai wilayah di Kabupaten Bone. Ajang ini menjadi wadah bagi para pecinta esports, khususnya Mobile Legends, untuk mengasah kemampuan sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Baca Juga:  Penumpang Bandara Arung Palakka Membludak Jelang Pergantian tahun

Pada pertandingan puncak, AE LAMONE tampil dominan hingga berhasil mengamankan gelar juara pertama. Posisi runner-up diraih oleh tim FIRST NAME LAST NAME, sementara peringkat ketiga ditempati DIE MANNSCHAFT.

Ketua Panitia Turnamen yang juga Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, mengatakan bahwa penyelenggaraan Mobile Legends Kapolri Cup merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk dukungan Polres Bone terhadap perkembangan olahraga elektronik (esports) di kalangan generasi muda.

Baca Juga:  Puluhan Tahun Menambang di Mare' Bone, Mantan Kades Cege Rupanya Tak Kantongi Izin

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Tiga tim terbaik, yaitu AE LAMONE, FIRST NAME LAST NAME, dan DIE MANNSCHAFT akan menjadi wakil Polres Bone pada Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup tingkat Polda Sulawesi Selatan,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Ia berharap para wakil Kabupaten Bone dapat memberikan penampilan terbaik di tingkat provinsi dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi di bidang esports.

Baca Juga:  Panen Cabai Di Bone, Andi Asman Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah Menjadi Lahan Produktif

Melalui turnamen ini, Polres Bone ingin menunjukkan bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dapat dikemas secara inovatif melalui kompetisi yang melibatkan generasi muda. Selain menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, turnamen ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet esports berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi serta mendorong perkembangan ekosistem esports di Kabupaten Bone. (*)

Berita Terkait

Xenia dan Nmax Bertabrakan di Poros Makassar-Soppeng, Satu Tewas Dua Pelajar Terluka
Terendus di Bone, Terduga Pelaku Pencurian Motor Dibekuk Resmob Polres Bone
Dukung Aktivitas Warga, Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan Hasil Karya Batalyon C Pelopor
Pesta Rakyat Pesisir 2026 di Bone, Karnaval Seni dan Budaya Banjir Kreativitas Warga
Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone
Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar
Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Pencurian Motor yang Viral di Medsos
Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:02 WITA

Xenia dan Nmax Bertabrakan di Poros Makassar-Soppeng, Satu Tewas Dua Pelajar Terluka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:15 WITA

Terendus di Bone, Terduga Pelaku Pencurian Motor Dibekuk Resmob Polres Bone

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:33 WITA

Pesta Rakyat Pesisir 2026 di Bone, Karnaval Seni dan Budaya Banjir Kreativitas Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:31 WITA

Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar

Berita Terbaru