Manajer SPBU Cina Angkat Bicara soal Keributan Pelansir BBM, Polisi Pastikan Ada Penanganan

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM — Keributan yang terjadi di SPBU di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026, akhirnya mendapat penjelasan dari pihak pengelola SPBU.

Manajer SPBU Cina, Sudarman, angkat bicara setelah peristiwa tersebut menjadi sorotan. Ia menjelaskan, berdasarkan laporan operator yang bertugas saat kejadian, keributan bermula ketika seorang perempuan berinisial LN datang dan diduga hendak menyerobot antrean pengisian BBM.

Menurut Sudarman, perempuan tersebut kemudian marah-marah karena terdapat jeriken lain yang lebih dahulu berada dalam antrean.

“Dia marah-marah karena ingin menyerobot antrean orang lain, sementara giliran antreannya belum waktunya,  sehingga diduga emosi dan menendang jeriken yang sedang menunggu antrean,” Ungkap Sudarman.

Ia menyayangkan terjadinya keributan tersebut. Menurutnya, setiap konsumen yang hendak melakukan pengisian BBM seharusnya mengikuti mekanisme dan urutan antrean yang telah berjalan.

Baca Juga:  Bikin Geger! Tendang Jeriken Demi Serobot Antrean di SPBU Cina, Perempuan Ini Telah Diperiksa Polisi

“Kalau memang antreannya belum waktunya, seharusnya menunggu sampai antreannya tiba. Tidak perlu menyerobot antrean orang lain,” ujarnya.

Sudarman menegaskan, pihak SPBU menginginkan proses pengisian BBM berlangsung tertib sehingga tidak menimbulkan perselisihan di antara konsumen.

Terpisah, Kapolsek Cina Iptu Muh. Rusdi mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah mendapat informasi mengenai keributan tersebut.

Rusdi mengaku telah mengonfirmasi personel yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.

“Makasih banyak informasinya, Dek. Setelah saya cek ke anggota, memang tadi sempat ada keributan di SPBU Cina. Menurut anggota yang berada di lokasi, posisinya tadi agak jauh dari titik keributan sehingga tidak termonitor,” jelasnya.

Baca Juga:  Tindak Lanjuti Program Mentan RI, Kadis Asman Sasar Dua Boccoe Optimalisasi Lahan Rawa Menjadi Produktif

Lebih lanjut, Rusdi mengatakan keributan yang terjadi pada Jumat pagi tersebut juga telah mendapat perhatian dari personel Polres Bone.

Menurutnya, setelah informasi kejadian diterima, personel Polres Bone turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

“Sudah ada penindakan tadi, Dek. Personel Polres Bone sudah turun menangani tadi,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan berinisial LN yang disebut diduga sebagai pelansir BBM sempat terlibat keributan di SPBU Cina pada Jumat pagi.

Perempuan tersebut disebut marah-marah dan diduga menendang sejumlah jeriken yang sedang menunggu antrean pengisian solar.

Peristiwa itu menjadi perhatian karena pada saat kejadian terdapat personel kepolisian yang berada di sekitar kawasan SPBU.

Keributan tersebut juga kembali membuka sorotan terhadap aktivitas pembelian BBM menggunakan jeriken dalam jumlah banyak yang diduga dilakukan sejumlah pelansir di SPBU tersebut.

Baca Juga:  Antrean BBM Mengular, Gubernur Sulsel Minta Warga Tak Lakukan Panic Buying

Sejumlah informasi dari lapangan sebelumnya menyebut aktivitas tersebut diduga melibatkan cukup banyak orang. Bahkan, terdapat dugaan penggunaan rekomendasi pembelian BBM untuk sektor pertanian yang kemudian BBM-nya diduga kembali diperjualbelikan.

Sikap emosional dalam keributan tersebut pun disayangkan karena berpotensi mengganggu kenyamanan konsumen lain serta ketertiban pelayanan di SPBU.

Masyarakat berharap persoalan antrean dan dugaan aktivitas pelansiran BBM di SPBU Cina dapat ditangani secara tegas dan transparan. Pengawasan terhadap distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi, juga dinilai perlu diperketat agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan. (*)

Berita Terkait

Pajak Kendaraan di Bone Dapat Diskon 50 Persen, Denda PKB Dibebaskan 100 Persen
Camat Ponre Imbau Warga Hidupkan Kembali Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Sempat Diamuk Warga, Terduga Pelaku Pencurian di Pasar Sentral Palakka Dibekuk Opsnal Polsek Tanete Riattang
Polres Bone Borong 5 Penghargaan Kehumasan Polda Sulsel, Bukti Kinerja Makin Solid
Warga Bone Isi Puluhan Tandon Demi Air Bersih, Sumur Mengering Diterjang Kemarau
Menuju Kabupaten Digital, Bupati Bone Dorong Super App Satukan Layanan Publik
Irigasi 2,5 Kilometer Dibangun di Bulukumba, 1.200 Hektare Sawah Ditargetkan Terairi
Kemarau Panjang Melanda, Kodim 1407 Gandeng PDAM Wae Manurungnge Bantu Warga Krisis Air

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Pajak Kendaraan di Bone Dapat Diskon 50 Persen, Denda PKB Dibebaskan 100 Persen

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:06 WITA

Camat Ponre Imbau Warga Hidupkan Kembali Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Sempat Diamuk Warga, Terduga Pelaku Pencurian di Pasar Sentral Palakka Dibekuk Opsnal Polsek Tanete Riattang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Polres Bone Borong 5 Penghargaan Kehumasan Polda Sulsel, Bukti Kinerja Makin Solid

Rabu, 30 September 2026 - 23:34 WITA

Warga Bone Isi Puluhan Tandon Demi Air Bersih, Sumur Mengering Diterjang Kemarau

Berita Terbaru