Pemkab Wajo Respons Keluhan Warga, Drainase Depan RSUD Lamaddukelleng Masuk Prioritas 2026

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas PUPR Wajo, Andi Pameneri,

Plt. Kepala Dinas PUPR Wajo, Andi Pameneri,

WAJO.BONEKU.COM,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, Sulawesi Selatan, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akhirnya merespons sorotan warga dan anggota DPRD Wajo terkait buruknya sistem drainase di Jalan Kartika Chandra Kirana, tepatnya di depan RSUD Lamaddukelleng.

Sorotan tersebut sebelumnya disampaikan oleh masyarakat Kota Sengkang serta anggota DPRD Wajo Fraksi Partai Gerindra Komisi IV, Rahman Rahim. Mereka menilai kondisi drainase yang tidak optimal menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan air saat musim penghujan.

Baca Juga:  Pemkab Wajo Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat Lewat Buka Puasa Bersama

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Wajo, Andi Pameneri, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (8/1/2026), menyampaikan bahwa penanganan drainase tersebut telah masuk dalam target kerja prioritas tahun 2026.

“Untuk tahun 2026 ini, drainase yang selama ini menjadi sorotan dan diindikasikan sebagai penyebab genangan air di sekitar Jalan Kartika Chandra Kirana, tepatnya di depan RSUD Lamaddukelleng, akan segera dilakukan normalisasi dan dikerjakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Soroti Kinerja Pemerintah, PMII Wajo Sampaikan Sejumlah Tuntutan ke DPRD

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya telah memasukkan penanganan drainase tersebut ke dalam tahap perencanaan. Adapun lokasi yang menjadi prioritas penanganan meliputi drainase sepanjang Jalan Kartika Chandra Kirana, mulai dari depan PMI hingga arah lampu merah Kelurahan Lamaddukelleng menuju Kelurahan Atakkae.

“Penanganan saluran drainase di titik-titik tersebut menjadi prioritas dalam pelaksanaan kegiatan tahun ini,” tutup Andi Pameneri, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Pemkab Wajo.

Baca Juga:  Pertahankan Status UHC di Tahun 2024, Pemkab Wajo Pastikan Layanan Kesehatan Masyarakat Terpenuhi di 2024

Sebagaimana diketahui, kawasan Jalan Kartika Chandra Kirana dan area sekitar RSUD Lamaddukelleng selama ini kerap mengalami genangan air saat musim hujan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius warga serta wakil rakyat di DPRD Wajo karena dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan pelayanan kesehatan. (*)

Berita Terkait

Bangkit, Pulih, dan Berdaya! Rutan Sengkang Perkuat Mental Warga Binaan Bersama TDA Wajo
Konsolidasi Hingga Akar Rumput, PSI Wajo Bentuk Kepengurusan DPRt di Lapongkoda
DLH dan Dinas PUPR Wajo Bersinergi Dorong Penerapan Biopori dalam Setiap Perencanaan Bangunan
Aksi Nyata PSI Wajo! Korban Kebakaran di Pitumpanua Terima Bantuan Program Peduli Berbagi
PKB Lantik Serentak 514 DPC dan 38 DPW, Siap Wujudkan Politik Berpihak kepada Rakyat
Reses DPRD Wajo, Warga Tanatempare’e Keluhkan Listrik Sering Down dan Rusak Peralatan Elektronik
Warga Wajo Keluhkan LPG 3 Kg Sulit Didapat, Polres Siap Turun Selidiki
Gas Melon Langka, Warga Wajo Mengaku Terpaksa Beli hingga Rp30 Ribu per Tabung

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:56 WITA

Bangkit, Pulih, dan Berdaya! Rutan Sengkang Perkuat Mental Warga Binaan Bersama TDA Wajo

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:44 WITA

Konsolidasi Hingga Akar Rumput, PSI Wajo Bentuk Kepengurusan DPRt di Lapongkoda

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WITA

DLH dan Dinas PUPR Wajo Bersinergi Dorong Penerapan Biopori dalam Setiap Perencanaan Bangunan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:09 WITA

Aksi Nyata PSI Wajo! Korban Kebakaran di Pitumpanua Terima Bantuan Program Peduli Berbagi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:05 WITA

PKB Lantik Serentak 514 DPC dan 38 DPW, Siap Wujudkan Politik Berpihak kepada Rakyat

Berita Terbaru