Alief Kurniawan Perjuangkan Revitalisasi Pasar Kampiri hingga ke Kementerian Pusat

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan memperjuangkan anggaran revitalisasi Pasar Rakyat Kampiri di Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengusulkan pembangunan pasar tersebut hingga ke tingkat kementerian di pemerintah pusat.

Alief Kurniawan yang juga dikenal dengan sebutan Sahabat Akur, mengatakan revitalisasi pasar tidak hanya sebatas memperbaiki fasilitas tempat berjualan, tetapi juga bertujuan menciptakan pusat aktivitas ekonomi yang lebih nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Baca Juga:  DPC Partai Hanura Wajo Gelar Musyawarah dan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030

“Revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki tempat berjualan, tetapi bagaimana pasar ini bisa ditransformasi menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat yang lebih nyaman dan tertata, sekaligus mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” ujar Alief.

Ia menjelaskan, aspirasi pembangunan Pasar Kampiri merupakan salah satu kebutuhan mendesak yang disampaikan oleh para pedagang dan masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Ketua DPRD Wajo Terima Aspirasi Wartawan Terkait Pemerataan Anggaran Media Tahun 2026

Karena itu, pihaknya melalui Komisi II DPRD Wajo telah mengusulkan program pembangunan pasar tersebut kepada kementerian terkait di pemerintah pusat agar mendapat dukungan anggaran dari APBN.

“Kami berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat memberikan dukungan dan bantuan anggaran untuk pembangunan Pasar Kampiri. Usulan ini sudah kami sampaikan dan saat ini terus kami perjuangkan agar dapat terealisasi,” katanya.

Menurutnya, estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan atau revitalisasi Pasar Kampiri mencapai sekitar Rp3,5 miliar. Ia berharap usulan tersebut dapat masuk dalam alokasi APBN sehingga pembangunan dapat dilakukan pada tahun anggaran 2026–2027.

Baca Juga:  Gandeng Perbankan dan PT HSB, Pemkab Wajo Dorong Akses Rumah Subsidi

Alief juga menegaskan bahwa pembangunan pasar yang representatif sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan aktivitas jual beli serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semoga usulan ini dapat terwujud dengan dukungan anggaran dari APBN, sehingga aspirasi para pedagang dan masyarakat di Pasar Kampiri bisa terpenuhi,” tutupnya. (*)

Penulis : Rangga

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

DPRD Wajo Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Abbanuangnge Lewat RDPU
Ratusan Warga Abbanuangnge Datangi DPRD Wajo, Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan dan Pembangunan Infrastruktur
Satpol PP Wajo Gelar Patroli Malam, Awasi Tempat Karaoke dan Hiburan Malam
Pemkab Wajo Tebar 80 Ribu Benih Ikan untuk Kembalikan Kejayaan Danau Tempe
DLH Wajo dan Rutan Sengkang Teken MoU, Gerakan PISOTA’ Masuk Lembaga Pemasyarakatan
Andi Syariful Aklam Darakutni Terpilih sebagai Ketua PBVSI Wajo, Siap Bangun Organisasi dan Cetak Prestasi
23 Tahun Mengabdi untuk Umat, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Terus Cetak Generasi Berakhlak
Ingin Dekat dengan Masyarakat, Plt Kasatpol PP Wajo Bertekad Kembalikan Marwah Institusi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:45 WITA

DPRD Wajo Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Abbanuangnge Lewat RDPU

Senin, 22 Juni 2026 - 14:39 WITA

Ratusan Warga Abbanuangnge Datangi DPRD Wajo, Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan dan Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:49 WITA

Pemkab Wajo Tebar 80 Ribu Benih Ikan untuk Kembalikan Kejayaan Danau Tempe

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:22 WITA

DLH Wajo dan Rutan Sengkang Teken MoU, Gerakan PISOTA’ Masuk Lembaga Pemasyarakatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:35 WITA

Andi Syariful Aklam Darakutni Terpilih sebagai Ketua PBVSI Wajo, Siap Bangun Organisasi dan Cetak Prestasi

Berita Terbaru

Terduga pelaku saat diamanakan polisi.

Hukrim

Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik

Senin, 22 Jun 2026 - 13:13 WITA