Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bone, Gubernur Sulsel Serahkan Tali Asih

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,–  Gubernur Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung lokasi banjir di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sabtu (9/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan bagi warga terdampak sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan maksimal.

Bantuan yang disalurkan berupa bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar, 500 paket sembako, serta tali asih bagi keluarga dua korban meninggal dunia akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bone.

Dalam rombongan tersebut, Gubernur Sulsel didampingi Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Kepala Bappenda Sulsel, dan jajaran Dinas Sosial Sulsel. Bantuan diterima langsung oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin.

Baca Juga:  Pemkab Bone Dorong Pengembangan Bandara Lewat Dialog dan Kesepakatan Warga Awangpone

Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Bone, sejumlah kepala OPD Pemkab Bone, serta Camat Tanete Riattang Timur. Kehadiran unsur pemerintah provinsi dan kabupaten tersebut menunjukkan sinergi dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Bone.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak banjir.

“Bantuan ini tentu sangat membantu masyarakat kami yang terdampak banjir. Saat ini kami juga menyiapkan posko pengungsian dan dapur umum yang setiap hari memasak ribuan porsi makanan untuk warga,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah daerah terus memantau kondisi warga dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.

Baca Juga:  Respons Cepat Pemprov Sulsel, Andi Sudirman Terjunkan 40 Personel Bantu Daerah Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

Menurutnya, wilayah tersebut memang kerap dilanda banjir saat musim hujan. Namun, banjir kali ini disebut sebagai yang paling parah sejak tahun 2018.

“Banjir kali ini cukup besar. Bahkan ada dua korban meninggal dunia, seorang anak di Panyula dan seorang nenek di Bajoe,” ungkapnya.

Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, tenaga kesehatan, dan relawan hingga kini masih terus melakukan penanganan di lokasi terdampak banjir.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia dan meminta seluruh pihak memperkuat langkah mitigasi bencana ke depan.

Ia mendorong pemerintah daerah memanfaatkan teknologi, termasuk penggunaan drone, untuk memetakan titik rawan dan penyebab banjir agar penanganan dapat dilakukan lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  "Super Mario" kembali dinobatkan Raja Matic Sulawesi binaan DIKAWAL URT Bone

“Pengalaman ketika ada banjir, maka terbangkan drone supaya kita bisa melihat langsung titik persoalannya dan mencari solusi yang tepat,” kata Andi Sudirman.

Menurutnya, kesiapsiagaan pemerintah daerah sangat penting dalam menghadapi situasi darurat bencana, mulai dari penyiapan data, penanganan kesehatan warga, hingga dukungan anggaran.

“Masalah kesehatan juga harus menjadi perhatian. Tenaga kesehatan harus stand by memantau kondisi masyarakat,” tegasnya.

Di akhir kunjungannya, Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan banjir di Bone, mulai dari TNI, Polri, OPD, tenaga kesehatan, hingga relawan yang terus membantu warga terdampak di lapangan. (*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Tanam Perdana PM-ASS di Bone, Andi Asman Dorong Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi
Pj Sekda Bone Serahkan Santunan Bupati untuk Keluarga Bocah Korban Banjir
Terobos Genangan Air, Bupati Bone Pantau Evakuasi Korban Banjir
Ayah Tengah Evakuasi Warga Banjir, Bocah 5 Tahun di Bone Tenggelam dan Meninggal Dunia
Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bone, Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dunia
Bupati Bone Resmikan Jembatan Alekale, Akses Warga Bengo Kini Lebih Mudah
Kurang dari 24 Jam, Lansia Dilaporkan Hilang Ditemukan Selamat di Semak-semak Dalam Kondisi Lemas
Seorang Nenek di Desa Arasoe Bone Dilaporkan Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WITA

Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bone, Gubernur Sulsel Serahkan Tali Asih

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:11 WITA

Tanam Perdana PM-ASS di Bone, Andi Asman Dorong Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:11 WITA

Pj Sekda Bone Serahkan Santunan Bupati untuk Keluarga Bocah Korban Banjir

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:07 WITA

Terobos Genangan Air, Bupati Bone Pantau Evakuasi Korban Banjir

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:38 WITA

Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bone, Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

News

Banjir Rendam Bone, 2 Meninggal & 69 Warga Dievakuasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:45 WITA