MAKASSAR .BONEKU.COM— BRI menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak pernah dilakukan melalui penawaran online menggunakan tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun media sosial yang mengatasnamakan perusahaan.
Perseroan memastikan bahwa setiap proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui petugas resmi BRI dan diproses langsung melalui kantor layanan resmi BRI.
Regional CEO BRI Makassar, D. Argo Prabowo, menyampaikan bahwa maraknya penawaran KUR melalui pesan singkat, tautan digital, hingga akun media sosial merupakan salah satu modus penipuan yang memanfaatkan nama besar BRI untuk menipu masyarakat.
“BRI tidak pernah menawarkan ataupun memproses pengajuan KUR secara online melalui tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun pihak yang tidak memiliki keterkaitan dengan BRI. Seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi BRI dan diproses langsung oleh petugas resmi BRI,” ujar Argo.
Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin mengajukan KUR dapat mengakses layanan melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, maupun tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di wilayah kerja Regional 15 Makassar, meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.
Selain itu, Argo menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan KUR tidak dipungut biaya apa pun di awal. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap penawaran yang menjanjikan pencairan cepat dengan syarat yang tidak wajar.
“Masyarakat jangan mudah tergiur dengan iming-iming pencairan instan atau penawaran melalui link yang tidak jelas. Pastikan seluruh informasi diperoleh melalui kanal resmi BRI,” tegasnya.
BRI juga mengingatkan masyarakat agar tidak pernah memberikan data pribadi maupun data perbankan yang bersifat rahasia, seperti PIN, password, kode OTP, maupun informasi pribadi lainnya kepada pihak mana pun.
“Setiap permintaan data rahasia nasabah dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BRI,” tambah Argo.
Untuk menghindari berbagai modus penipuan digital, masyarakat diimbau hanya mengakses informasi melalui kanal resmi perusahaan, seperti website resmi BRI, media sosial resmi BRI, maupun layanan Contact BRI di nomor 14017 atau 1500017.
Sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan layanan perbankan, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
“BRI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menindaklanjuti berbagai modus penipuan yang menyalahgunakan nama perusahaan,” pungkas Argo. (*)
Penulis : Rangga
Editor : Admin Redaksi










