Tak Hanya Makassar, RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Layani Dokumen Kependudukan Bayi bagi Warga Empat Kabupaten

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM, – UPT Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Ibu dan Anak Pertiwi memperluas layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi bayi baru lahir melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Takalar, Gowa, Maros, dan Pangkep, Jumat, 26 Juni 2026.

Kerja sama ini memperluas terobosan layanan yang sebelumnya telah diterapkan bagi warga Kota Makassar.

Kolaborasi tersebut terwujud melalui fasilitasi dan koordinasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan. Melalui layanan ini, orang tua dapat mengurus dokumen kependudukan bayi secara terintegrasi, meliputi Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), serta perubahan Kartu Keluarga (KK), langsung melalui rumah sakit.

Dengan skema tersebut, keluarga pasien tidak lagi harus mengurus dokumen kependudukan bayi secara terpisah setelah persalinan. Seluruh proses administrasi dapat dilakukan secara terintegrasi melalui rumah sakit sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Jadi Irup HUT RI ke-80, Tekankan Makna Kemerdekaan untuk Perkuat Ekonomi

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSKD Ibu dan Anak Pertiwi, dr. Muhammad Nurkhalis, mengatakan layanan serupa telah lebih dahulu berjalan bagi warga Kota Makassar melalui kerja sama dengan Disdukcapil Kota Makassar.

“Selama ini RS Pertiwi sudah berjalan MoU dengan Dukcapil Kota Makassar. Ibu-ibu dengan domisili Makassar yang melahirkan di RS bisa langsung membawa pulang dokumen administrasi bayinya,” ujarnya.

Menurut Nurkhalis, tingginya kebutuhan layanan dari masyarakat luar Makassar mendorong lahirnya kerja sama serupa dengan empat kabupaten penyangga. Aspirasi tersebut kemudian dibahas bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan yang memfasilitasi koordinasi dengan Disdukcapil Kabupaten Takalar, Gowa, Maros, dan Pangkep.

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Mulai Pembangunan RS Regional Wilayah Selatan di Gowa, Target Rampung 2027

“Banyak ibu-ibu yang melahirkan dari luar Makassar di sini juga berharap dilakukan hal serupa. Karena itu, kami berdiskusi dan lahirlah penandatanganan MoU ini,” katanya.

Ia berharap kerja sama tersebut memberi kemudahan bagi masyarakat dari empat kabupaten yang melahirkan di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi sehingga dapat membawa pulang dokumen kependudukan bayi yang telah selesai diproses.

“Pelayanan ini menjadikan layanan RS Pertiwi lebih komprehensif,” jelasnya.

Selain mempermudah masyarakat memperoleh dokumen kependudukan bayi sejak lahir, layanan ini juga diharapkan mempercepat kepemilikan identitas hukum anak sekaligus memperkuat integrasi pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan.

Baca Juga:  Pemuda Lintas Iman di Sulsel Rayakan Sumpah Pemuda dengan Moderasi

Dengan kerja sama ini, warga Takalar, Gowa, Maros, dan Pangkep yang melahirkan di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi kini dapat membawa pulang bayi beserta dokumen kependudukannya dalam satu rangkaian pelayanan.

Nurkhalis berharap kolaborasi tersebut dapat menginspirasi rumah sakit lain untuk mengembangkan layanan serupa sehingga semakin banyak masyarakat Sulawesi Selatan yang merasakan kemudahan mengurus dokumen kependudukan bayi sejak hari pertama kelahirannya.

“Harapannya RS Pertiwi tidak hanya menjadi rumah sakit warga Makassar, tetapi juga bisa lebih luas menjangkau masyarakat di Sulsel,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Kepala BKN Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel Terapkan Manajemen Talenta Pejabat Eselon dan ASN
Sulsel 100 Persen Terapkan Manajemen Talenta, Gubernur Andi Sudirman Bidik Role Model Nasional
Wagub Fatmawati Dampingi Gubernur Sulsel, MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka, 117 Kontingen Ikuti Perhelatan
Gubernur Sulsel Sambut Ratusan Kontingen di Pawai Ta’aruf MTQ KORPRI Nasional 2026
Sulsel Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI, Dewan Hakim Disiapkan untuk Jaga Objektivitas Perlombaan
Malam Ta’aruf MTQ VIII KORPRI Nasional Perkuat Silaturahmi ASN se-Indonesia di Sulsel
Pemprov SulSel: Lokasi Stadion Sudiang Clear, Klaim Lahan Belum Terplotting BPN
Sisik Ikan Disulap Jadi Kerajinan, Dekranasda Sulsel Dorong Perajin Paotere Naik Kelas

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:12 WITA

Kepala BKN Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel Terapkan Manajemen Talenta Pejabat Eselon dan ASN

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Sulsel 100 Persen Terapkan Manajemen Talenta, Gubernur Andi Sudirman Bidik Role Model Nasional

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:07 WITA

Wagub Fatmawati Dampingi Gubernur Sulsel, MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka, 117 Kontingen Ikuti Perhelatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:57 WITA

Gubernur Sulsel Sambut Ratusan Kontingen di Pawai Ta’aruf MTQ KORPRI Nasional 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Sulsel Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI, Dewan Hakim Disiapkan untuk Jaga Objektivitas Perlombaan

Berita Terbaru