Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TORUT.BONEKU.COM,– Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan ground breaking pembangunan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Balombong di Lembang Bori’ Lombongan, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara.

Ground breaking tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Tana Toraja Frederik Victor Palimbong, dan Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi.

Rehabilitasi DI Balombong merupakan bagian dari Paket 4 Multiyears Project (MYP) rehabilitasi daerah irigasi yang mencakup delapan daerah irigasi di Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, dengan total anggaran mencapai Rp120 miliar.

Baca Juga:  Diduga Depresi, Pria di Bone Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya

Khusus untuk rehabilitasi DI Balombong, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp24,6 miliar.

Andi Sudirman mengatakan, rehabilitasi ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan irigasi yang saat ini hanya mampu mengairi sekitar 16 persen dari total desain luas layanan.

“Ini desainnya 1.040, tapi sekarang kapasitasnya cuma 16 persen dan kita akan tingkatkan menjadi 80 persen. Sehingga menjadi 800 hektar bisa teririgasi kembali,” ujarnya.

Baca Juga:  Temui Menteri ESDM, Gubernur Andi Sudirman Usulkan Program Listrik Desa untuk Wilayah Terpencil dan Kepulauan

Ia menjelaskan, setelah direhabilitasi, DI Balombong akan menjadi irigasi teknis yang mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Dengan sistem tersebut, lahan pertanian di wilayah ini diharapkan dapat ditanami hingga dua kali dalam setahun.

“Di sini akan menjadi irigasi teknis dan bisa 2 kali setahun (panen) dengan kapasitas yang lebih luas,” jelasnya.

Gubernur Sulsel juga memohon dukungan masyarakat agar seluruh proses pekerjaan rehabilitasi dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Baca Juga:  Mitigasi Bencana Banjir, Gubernur Sulsel Normalisasi Sungai Suli di Luwu Senilai Rp18,7 Miliar

Ia berharap rehabilitasi DI Balombong dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemajuan Sulawesi Selatan. (*)

Berita Terkait

Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi
Semarak HUT ke-18 Toraja Utara, Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager
Di Hari Jadi Toraja Utara ke-18, Gubernur Sulsel: Pembangunan Harus Merata hingga ke Pelosok
Gubernur Sulsel Dorong Taman Andalan Rante Ra’da’ Toraja Utara Jadi Pusat Pembinaan Atlet
Polisi Olah TKP Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone, CCTV di Lokasi Tidak Berfungsi
Tangis Keluarga Pecah, Operator Excavator yang Tewas Tertimbun Longsor di Bone Tinggalkan Istri dan Dua Anak yang Masih Kecil
Ground Breaking Pembangunan Tanggul 200 Meter di Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Perkuat Penanganan Banjir di Luwu Utara

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WITA

Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:04 WITA

Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:56 WITA

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:11 WITA

Semarak HUT ke-18 Toraja Utara, Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:00 WITA

Di Hari Jadi Toraja Utara ke-18, Gubernur Sulsel: Pembangunan Harus Merata hingga ke Pelosok

Berita Terbaru