Kepsek SMPN 5 Belum Masuk Sejak Dilantik, Dikabarkan Berada di Paris

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM – Sorotan tajam publik tertuju kepada Kepala SMP Negeri 5 Watampone, Reny Sulastri Nurdin. Pasalnya, sejak resmi dilantik sebagai kepala sekolah oleh Bupati Bone pada Juni 2026, yang bersangkutan disebut belum pernah sama sekali menjalankan tugas di sekolah yang dipimpinnya.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, bahkan sebelum Surat Keputusan (SK) pengangkatannya terbit, Reny Sulastri telah berangkat ke Paris, Prancis. Hingga kini belum diketahui secara pasti tujuan keberangkatan tersebut. Belum ada kejelasan apakah perjalanan itu merupakan agenda kedinasan, kegiatan pendidikan resmi, atau perjalanan pribadi.

Namun, beredar informasi yang menyebutkan keberangkatan tersebut menggunakan surat tugas yang ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Baharuddin. Yang menjadi sorotan utama, durasi perjalanan yang tertuang dalam surat tugas itu disebutkan mencapai lebih dari 30 hari.

Baca Juga:  Sampah di Bone dan Wajo, Dilirik Investor Dari Inggris

Masyarakat pun mempertanyakan urgensi perjalanan dinas tersebut. Pasalnya, bila benar berlangsung lebih dari sebulan, durasi tersebut terbilang tidak lazim. Bahkan kunjungan kerja luar negeri Presiden maupun kepala daerah umumnya berlangsung jauh lebih singkat dibandingkan waktu yang disebutkan dalam surat tugas tersebut.

Kondisi ini memunculkan banyak pertanyaan dari berbagai pihak. Sebab, sebagai kepala sekolah yang baru saja dilantik, kehadiran pemimpin sekolah dinilai sangat penting untuk menjalankan fungsi manajerial, mengawal proses belajar mengajar, serta memastikan pelayanan pendidikan berjalan optimal.

Saat awak media berupaya mengonfirmasi hal ini kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Baharuddin, melalui sambungan telepon seluler, yang bersangkutan belum dapat memberikan keterangan.

Baca Juga:  Bola Soba, Kita Semua Bersedih

“Maaf Ndi’ saya lagi sibuk, saya sementara di Bakungnge untuk persiapan kegiatan besok, nanti saya telepon lagi Ndi’,” jawab Baharuddin singkat sebelum menutup pembicaraan.

Sementara itu, upaya konfirmasi langsung kepada Kepala Sekolah SMPN 5 Bone, Reny Sulastri Nurdin, melalui sambungan telepon seluler belum berhasil karena nomor yang bersangkutan sedang tidak aktif.

Jika fakta-fakta tersebut terbukti benar, terdapat sejumlah ketentuan yang berpotensi dilanggar. Di antaranya PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang mewajibkan ASN melaksanakan tugas kedinasan serta menaati ketentuan jam kerja dan perintah kedinasan yang sah.

Selain itu, Permendikbud tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah juga menegaskan kepala sekolah wajib segera melaksanakan tugas kepemimpinan, manajerial, supervisi, dan pengembangan sekolah setelah menerima penugasan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Bone Pilih Santai di Kedai Jalangkote

Terbitnya surat tugas dengan durasi panjang kepada kepala sekolah yang belum pernah masuk bertugas juga berpotensi mengandung unsur maladministrasi. Hal ini dapat menjadi objek pemeriksaan Inspektorat hingga Ombudsman RI apabila ada laporan masyarakat. Terlebih jika perjalanan tersebut menggunakan anggaran negara atau daerah, maka legalitas penugasan, pembiayaan, dan pertanggungjawabannya patut diperiksa secara menyeluruh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Reny Sulastri Nurdin maupun dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bone terkait alasan perjalanan ke luar negeri tersebut, dasar penerbitan surat tugas, serta mengapa kepala sekolah belum menjalankan tugas sejak dilantik. Awak media masih terus berupaya meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait.(*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa
TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga
Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif
Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel
Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
Bukan Sekadar Jalan Pagi, Bupati Bone Temui Wali Kota Parepare dan Suntik Semangat Tim Bone Beramal FC
Insiden Berdarah di Cina, Mertua dan Menantu Terlibat Duel hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:14 WITA

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa

Rabu, 23 September 2026 - 19:42 WITA

TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga

Rabu, 23 September 2026 - 19:33 WITA

Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif

Senin, 21 September 2026 - 19:33 WITA

Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela

Berita Terbaru