BONE, BONEKU.COM — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Bone bersama Unit IV Satintelkam mengamankan seorang pemuda dalam penanganan informasi terkait perkelahian antarpemuda di wilayah Kelurahan Pappolo, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone.
Pemuda yang diamankan berinisial RR (18), warga Lingkungan Ponceng, Kelurahan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Ia diamankan bersama sejumlah barang yang ditemukan saat dilakukan pemeriksaan.
Penanganan tersebut dilakukan pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 03.30 Wita. Tim URC Satreskrim Polres Bone dipimpin langsung Aiptu Tahir.
Menurut Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ananda Gunawan, perkelahian tersebut awalnya diterima polisi dari masyarakat. Disebutkan, sekelompok pemuda terlibat aksi saling serang dengan melempar batu dan saling kejar. Dalam informasi awal, sejumlah pemuda juga disebut membawa senjata tajam jenis badik.
“Begitu mendapat laporan dari warga, tim gabungan Unit Resmob Satreskrim dan Unit IV Satintelkam Polres Bone langsung bergerak menuju lokasi, dan berhasil mengamankan seorang remaja berinisial RR,” Ujarnya
Kronlogis penangkapan berawal saat dalam perjalanan, petugas berpapasan dengan sekelompok pemuda yang diduga terlibat dalam perkelahian. Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dan terlihat berboncengan menggunakan sepeda motor.
Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut. Dalam pengejaran itu, polisi berhasil mengamankan seorang pemuda yang berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor.
“Saat dilakukan pemeriksaan, anggota menemukan satu sachet plastik bening berisi sinte dan satu buah lem Fox yang dibawa pemuda tersebut, satu unit badik juga berhasil ditemukan dalam penguasaan pelaku,”Tambahnya
Pemuda tersebut bersama seluruh barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Bone untuk menjalani pemeriksaan serta pengusutan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami keterlibatan pemuda yang diamankan tersebut dalam dugaan perkelahian antarpemuda maupun asal-usul barang yang ditemukan saat pemeriksaan.
Pihak kepolisian juga masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi lengkap aksi perkelahian serta mengidentifikasi pemuda lain yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. (*)










