BONE.BONEKU.COM,– Seorang pria berinisial HR (43), warga Kelurahan Tanete, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, diduga hendak melakukan percobaan pencurian di sebuah wisma di Kota Watampone. Aksinya kepergok pemilik wisma saat mencoba masuk melalui bagian samping bangunan.
Peristiwa tersebut terjadi di Wisma Renutta, Jalan Latenri Tatta, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 00.05 Wita.
Pemilik wisma, Syeh Kedi Setiawan (29), mengatakan kejadian bermula ketika dirinya mendengar suara sepeda motor di sekitar wisma. Merasa curiga, ia kemudian mengecek bagian samping bangunan.
Saat diperiksa, Syeh mengaku melihat HR sedang berupaya masuk ke dalam wisma dengan memanjat tembok bagian samping.
“Saat saya cek, dia (terduga pelaku) mencoba masuk ke dalam rumah dengan memanjat tembok bagian samping. Saya langsung tangkap. Saat saya amankan, dia mencoba melepaskan diri, sehingga saya berteriak maling,” ungkap Syeh.
Teriakan tersebut kemudian mengundang perhatian warga sekitar. Tak berselang lama, personel Unit Intelkam bersama URC Resmob Polres Bone mendatangi lokasi dan mengamankan pria tersebut.
Saat dimintai keterangan awal, HR berdalih hendak masuk ke wisma untuk memesan kamar secara diam-diam. Namun, pemilik wisma merasa alasan tersebut janggal karena pria tersebut justru berusaha masuk melalui bagian samping dengan cara melompati tembok.
Kecurigaan pemilik wisma semakin kuat lantaran menurutnya, dalam beberapa pekan terakhir telah terjadi kehilangan sejumlah barang di lokasi tersebut.
“Kami curiga, Pak, dia mau melakukan pencurian. Apalagi beberapa minggu terakhir kami sering kehilangan barang di sini, termasuk dua mesin air, kalau memang mau memesan kamar kenapa tidak melalui pintu depan” tambah Syeh.
Usai diamankan, HR kemudian dibawa ke Mapolres Bone untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut.
Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor TVS Neo XR berwarna putih tanpa pelat nomor yang diduga digunakan oleh HR.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Polisi akan mendalami keterangan terduga pelaku, korban, serta barang bukti yang diamankan untuk mengungkap motif dan memastikan ada atau tidaknya keterkaitan dengan kasus kehilangan yang sebelumnya terjadi di wisma tersebut. (*)










