BONE, BONEKU.COM – Pencarian terhadap seorang nelayan asal Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berakhir duka. Talib, 61 tahun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di perairan Sungai Walanae, Kecamatan Cenrana.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi melaut untuk menangkap ikan di perairan Bajoe pada Selasa pagi.
Talib seharusnya kembali pada Rabu. Namun, hingga waktu yang diharapkan, korban tak kunjung pulang ke rumah.
Kekhawatiran keluarga semakin besar setelah perahu milik korban ditemukan di laut, sementara Talib tidak berada di atas perahu tersebut.
Menindaklanjuti laporan kehilangan itu, tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan korban.
Setelah 2 hari pencarian, tim menerima informasi dari seorang nelayan yang menemukan sosok mayat mengapung di perairan Sungai Walanae, Kecamatan Cenrana.
Mendapatkan informasi tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan identitas, jenazah yang ditemukan tersebut dipastikan merupakan Talib, nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga dan disemayamkan.
“Tadi kami mendapat informasi masyarakat bahwa ada sosok mayat ditemukan mengapung di perairan cenrana, setelah tim ke lokasi, mayat korban langsung dievakuasi ke rumah duka,” Kata Koordpos Basarnas Bone Masrur
Suasana haru menyelimuti rumah duka saat jenazah Talib tiba. Keluarga korban yang telah menanti kabar keberadaannya tak kuasa menahan kesedihan.
Tangis pecah, bahkan sejumlah anggota keluarga terlihat histeris saat menyambut kedatangan jenazah korban. (*)










