Pemerintah Resmi Menambahkan Kuota Pupuk Subsidi Bagi Petani

- Jurnalis

Selasa, 2 April 2024 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,BONEKU.COM,– Kabar gembira buat seluruh petani di Indonesia, Karena Pemerintah menambah alokasi subsidi sebesar Rp. 28 Triliun untuk tahun 2024, dengan jumlah tambahan subsidi tersebut kini sudah mencapai Rp. 54 Triliun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman pada Senin (1/4/24), dia mengatakan bahwa kini dana tersebut sudah bisa dicairkan setelah melewati proses birokrasi dan pencairan yang cukup panjang.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Tiba Di Kampung Mentan Andi Amran

“Alhamdulillah tambahan dana subsidi pupuk tahun ini sudah cair sejak 3 hari lalu, kini petani sudah bisa mendapatkannya,” Kata Amran Sulaiman.

Saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi tahun 2024 seharga Rp. 2.250 per kilogram untuk pupuk urea sementara untuk NPK seharga Rp. 2..300 per kilogram, harga tersebut masih sama dengan tahun 2023 lalu.

Menteri Pertanian Amran menegaskan bahwa jika petani menemukan harga dibawah tidak sesuai dengan harga tersebut agar segera melaporkannya.

Baca Juga:  Mewakili Petani Bone, Kadis Asman : Kami Bangga Dan Bahagia Di Kunjungi Presiden Jokowi

“Pesan untuk para distributor pupuk jangan coba-coba mempermainkan harga atau mempermainkan petani, ketika ada yang kami temukan maka akan langsung dicabut izinnya, ini sudah menjadi komitmen dengan Pupuk Indonesia Hodling Company (PIHC),” Tegas Amran

Dengan adanya penambahan pupuk ini diharapkan dapat mampu memproduksi hasil pertanian kita.

” Kita doakan saja semoga dengan penambahan pupuk ini, produksi pertanian kita bisa meningkat, El Nino susah diprediksi, El Nino Sampai Juli, sekarang mitigasi risiko dampan El Nino merupakan langkah cepatnya dengan pompanisasi,” Tambahnya

Baca Juga:  Presiden RI Dijadwalkan Akan Berkunjung ke Bone

Sekedar diketahui  penambahan anggaran ini maka alokasi pupuk mencapai 9,55 juta ton. Kebijakan ini resmi diputuskan melalui surat menteri keuangan dengan nomor S-297/MK.02..2024. (*)

Berita Terkait

Keluarga Klarifikasi Pria Mengamuk di Cina: Tidak Ada Riwayat Gangguan Kejiwaan, Diduga Kesurupan Usai Ziarah Kubur
Panen Padi 10,4 Ton per Hektare, Wagub Sulsel Dukung Penguatan Pertanian Modern di Sidrap
Gubernur Andi Sudirman Pimpin Detik-detik Pengibaran Merah Putih HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi
Dugaan Praktik Pelansiran Disorot, Pengguna Truk Keluhkan Pembatasan Solar di SPBU Pakkasalo
Dari Dunia Advokat ke Kursi Hakim Agung, Dhifla Wiyani Bawa Pengalaman Panjang di Bidang Hukum
Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban
73 Paskibraka Sulsel Resmi Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Amanah di HUT ke-81 RI
Antrian Panjang vs. Pengalihan Ilegal: Kelangkaan Solar di Bone

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:42 WITA

Keluarga Klarifikasi Pria Mengamuk di Cina: Tidak Ada Riwayat Gangguan Kejiwaan, Diduga Kesurupan Usai Ziarah Kubur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:05 WITA

Panen Padi 10,4 Ton per Hektare, Wagub Sulsel Dukung Penguatan Pertanian Modern di Sidrap

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:26 WITA

Gubernur Andi Sudirman Pimpin Detik-detik Pengibaran Merah Putih HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Dugaan Praktik Pelansiran Disorot, Pengguna Truk Keluhkan Pembatasan Solar di SPBU Pakkasalo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Dari Dunia Advokat ke Kursi Hakim Agung, Dhifla Wiyani Bawa Pengalaman Panjang di Bidang Hukum

Berita Terbaru