Keluarga Klarifikasi Pria Mengamuk di Cina: Tidak Ada Riwayat Gangguan Kejiwaan, Diduga Kesurupan Usai Ziarah Kubur

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM — Pihak keluarga DN memberikan klarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya mengenai DN yang dilaporkan mengamuk di Desa Tanete Harapan, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (17/8/2026).

Keluarga membantah anggapan bahwa DN memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Pihak keluarga menegaskan, DN sama sekali tidak memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Jamil, saudara sepupu DN, mengatakan tindakan DN yang mengamuk diduga terjadi setelah dirinya pulang dari kegiatan ziarah kubur di wilayah Kecamatan Cina.

“Sepupu saya ini sama sekali tidak ada riwayat gangguan kejiwaan bang. Kemarin itu menurut info dari keluarga, setelah pulang dari ziarah kubur, beliau diduga kesurupan sehingga mengamuk,” kata Jamil.

Menurut Jamil, DN selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat di Desa Parippung. DN juga disebut aktif sebagai tokoh agama dan dikenal baik oleh masyarakat di wilayah tersebut selain itu orangnya juga humoris.

Baca Juga:  Polsek Ajangale Turun Tangan Mediasi Kasus Bullying Pelajar yang Viral

Jamil kemudian menceritakan kronologi sebelum DN mengamuk. Saat itu, DN bersama sejumlah anggota keluarganya pergi melakukan ziarah kubur di Kecamatan Cina.

Sepulang dari lokasi tersebut, DN tiba-tiba masuk ke sungai dan kemudian menghilang dari pandangan keluarga.

“Jadi kemarin itu keluarga pergi ziarah kubur di Cina. Setelah itu dia nyebur ke sungai lalu tiba-tiba menghilang. Beberapa menit kemudian dia ditemukan di sawah oleh keluarga, setelah itu langsung dibawa pulang,” jelasnya.

Baca Juga:  PMI Kerahkan Mobil Hagglund ke Masamba Luwu Utara

Namun, dalam perjalanan pulang menggunakan mobil, kondisi DN kembali berubah. Ia diduga mengalami kesurupan dan sempat memukul sejumlah anggota keluarga yang berada di dalam kendaraan.

Setibanya di Desa Tanete Harapan, DN kembali mengamuk dan diduga memukul beberapa warga setempat.

Situasi kemudian menjadi tegang. Warga yang berada di lokasi mengambil langkah untuk mengamankan DN dengan mengikatnya pada sebuah kayu sembari menunggu kedatangan pihak keluarga dan kepolisian.

Keluarga juga memberikan klarifikasi terkait ditemukannya sejumlah benda tajam berupa keris dan badik saat DN diamankan.

Menurut Jamil, keberadaan benda-benda tersebut bukan karena DN memiliki kecenderungan melakukan kekerasan. Ia menyebut DN memang memiliki ketertarikan terhadap benda-benda pusaka.

Baca Juga:  Bupati Bone Resmikan IPLT Passippo Senilai Rp8 Miliar

“Memang dia suka dengan benda-benda pusaka. Jadi terkait keris dan badik yang ditemukan, itu memang benda yang dia sukai,” ujarnya.

Jamil kembali menegaskan bahwa DN disebut tidak memiliki gangguan kejiwaan, “Sekali lagi kami tegaskan bahwa yang bersangkutan ini sama sekali tidak memiliki riwayat kejiwaan seperti yang disebutkan,” tegasnya.

Sebelumnya, DN diberitakan mengamuk di wilayah Desa Tanete Harapan setelah pulang dari sungai melakukan ritual. Dalam kejadian tersebut, selain anggota keluarganya, sejumlah warga juga diduga sempat menjadi korban pemukulan.

Warga kemudian mengamankan DN dengan cara mengikatnya pada sebuah kayu untuk mencegah situasi semakin tidak terkendali sambil menunggu pihak keluarga dan kepolisian datang. (*)

Berita Terkait

Dinkes Soppeng Imbau Masyarakat Waspada Dampak Kemarau dan Polusi Udara
Fatmawati Apresiasi UMKM Lokal dalam Expo Koperasi Luwu Timur
Menteri Koperasi Puji Kekompakan Gubernur dan Bupati-Wali Kota di Sulsel, Siap Jadikan Pilot Project Nasional
Polsek Libureng Mediasi Perselisihan di PG Camming, Juru Tebang dan Pemuda Desa Suwa Sepakat Berdamai
Bhayangkara Cup 2026 Siap Guncang Sirkuit Larakkiang Soppeng
Sulsel Tempati Peringkat IV PPD 2026, Pemprov Perkuat Perencanaan Berbasis Data
Bukan di Ruang Rapat, Fadel Adiyaksa Pilih Silaturahmi Bersama Warga di Pinggir Sungai Saleng
Fatmawati Rusdi Tekankan Pencegahan Stunting dan Edukasi Lingkungan bagi Pelajar Toraja Utara

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:41 WITA

Dinkes Soppeng Imbau Masyarakat Waspada Dampak Kemarau dan Polusi Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Fatmawati Apresiasi UMKM Lokal dalam Expo Koperasi Luwu Timur

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:20 WITA

Menteri Koperasi Puji Kekompakan Gubernur dan Bupati-Wali Kota di Sulsel, Siap Jadikan Pilot Project Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Polsek Libureng Mediasi Perselisihan di PG Camming, Juru Tebang dan Pemuda Desa Suwa Sepakat Berdamai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:38 WITA

Bhayangkara Cup 2026 Siap Guncang Sirkuit Larakkiang Soppeng

Berita Terbaru