Juragan Kapal Jadi Pelaku Penganiayaan Berat di Bone, Dibebaskan Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 16 November 2024 - 01:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BONE,BONEKU.COM,– Diduga menjadi pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya terluka parah, Abbas, dibebaskan polisi setelah diamankan beberapa hari di Mapolres Bone. Abbas sendiri dikenal sebagai juragan kapal ikan di Bajoe, Kabupaten Bone.

Kakak korban AK, sempat memposting di facebook tentang kejadian yang menimpa adiknya. Dalam postingan tersebut terlihat korban sedang menjalani pemeriksaan di sebuah rumah sakit dan dikatakan kakaknya melalui postingan bahwa korban menderita luka dalam parah serta ada cedera di bagian kepala.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Yusriadi Yusuf, menjelaskan bahwa proses dilepaskannya terduga pelaku sudah sesuai SOP. Terduga pelaku awalnya dijerat dengan pasal 170 yakni pelaku yang secara bersama-sama dan terang-terangan melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dijerat tindak pidana pengeroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Bone Amankan 600 Tabung Elpiji dalam Dua Mobil Pick Up

“Pelakunya lebih dari 1 orang, ada 3 kami panggil termasuk haji Abbas. Mencegah tindakan balasan, makanya kami panggil haji Abbas dan kawan-kawan, ambil keterangan semua. Tau kan di daerah timur (bene, lonrae dan bajoe), ehh ujung-ujungnya mereka damai,” beber Yusriadi.

Disampaikan Yusriadi bahwa setelah di terimanya laporan polisi pada 30 Oktober lalu, penyidik langsung melakukan penyelidikan dengan mengambil keterangan korban serta 1 orang saksi yang melihat kejadian. Terduga pelaku kemudian mendatangi Mapolres Bone untuk memberikan keterangan terkait penganiayaan tersebut.

Baca Juga:  Bawa Sejumlah Tuntutan, Puluhan Mahasiswa PMII Geruduk Polres Bone

“Kemudian demi pertimbangan keamanan haji Abbas berteman mengamankan diri di polres. takut ada tindakan balasan,” lanjutnya.

Setelah diamankan beberapa hari, Yusriadi menyebut bahwa pihak korban bersama orangtuanya, yaitu ayah kandungnya, berdamai dengan ketiga terduga pelaku dengan pertimbangan masih ada hubungan keluarga. Selain itu, Abbas juga berjanji akan bertanggungjawab atas perbuatannya dengan membiayai pengobatan korban.

“Iya di RJ soalnya korban dan orang tuanya datang ke kantor, coba konfirmasi ke orangtua dan korbannya langsung. Untuk perkara aniaya dengan terlapor haji Abbas, kami sudah lakukan sesuai SOP yang ada. Itulah kronologisnya, ngga ada saya kurangi dan ngga ada saya lebihkan, masa sih mereka damai dan kami mau larang,” terang Yusriadi.

Baca Juga:  Pelaku Pencurian di Agen Bri-Link Sibulue Dikejar Hingga ke Kolaka

Terpisah, Bustang, yang juga dikenal sebagai juragan kapal ikan Bajoe, melalui sambungan telepon WhatsApp, akui memang telah mengaturkan perdamaian antara pihak korban dengan terduga pelaku.

“Iya, damai tadi karena masih keluarga, saya yang damaikan,” singkatnya. (*)

Berita Terkait

Lokasi Tambang Tewasnya Operator Irpan Diduga Melampaui Batas Izin Resmi
Perangi Narkotika hingga Desa, Bupati Bone Resmikan Tim P4GN di 27 Kecamatan
Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’
Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola
Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar
Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi
Semarak HUT ke-18 Toraja Utara, Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:13 WITA

Lokasi Tambang Tewasnya Operator Irpan Diduga Melampaui Batas Izin Resmi

Senin, 27 Juli 2026 - 13:34 WITA

Perangi Narkotika hingga Desa, Bupati Bone Resmikan Tim P4GN di 27 Kecamatan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:59 WITA

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WITA

Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:05 WITA

Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar

Berita Terbaru