Pertunjukan Tari A’KARENA RI BENTENG PANNYUA Segera Digelar

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2019 - 01:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONEKU.COM-Jangan lewatkan, pertunjukan tari A’KARENA RI BENTENG PANNYUA karya NURLINA SYAHRIR akan dipertontonkan di Benteng Fort Rotterdam pada hari Rabu 28 Agustus 2019 Pukul 19.30 WITA . Karena anda akan mengalami peristiwa artistik yang menarik dan inspiratif selama pertunjukan ini berlangsung. 
NURLINA SYAHRIR adalah nama yang tidak asing dalam dunia tari tradisional. Beliau dikenal juga sebagai koreografer dan peneliti tari tradisional “Pakarena” Sulawesi Selatan. Ditengah-tengah aktivitasnya sebagai koreografer, saat ini sedang menjabat sebagai Dekan Fakultas Seni Dan Desain UNM. Dan beberapa hari ke depan NURLINA SYAHRIR dan tim produksinya akan menggelar pertunjukan tari di Benteng Fort Rotterdam. Dengan judul karya A’KARENA RI BENTENG PANNYUA. 
Karya ini mengisahkan tentang sejarah Benteng Pannyua atau biasa juga disebut benteng Ujung Pandang. Benteng Ujung Pandang yang dibangun oleh oleh Raja Gowa X Karaeng Tumapakrisi, Diambilalih oleh Belanda melalui Perjanjian Bongayya 18 November 1667. Kemudian benteng tersebut menjadi pusat perdagangan dan militer.  Saat bersamaan Benteng Pannyua/Benteng Ujung Pandang berubah menjadi Fort Rotterdam. 
Pertunjukan tari “A’karane ri Benteng Pannyua” yang berakar dari mitos atau tradisi Pakarena memperlihatkan bagaimana kesenian tari memiliki hubungan sejarah, sosial, budaya dan politik dengan benteng Pannyua dan lingkungan sekitarnya di masa lalu dan masa kini.
Ada lima struktur dramatik dalam karya ini yang akan dipentaskan pada hari Rabu, 28 Agustus 2019 Pukul 19.30 WITA di Benteng Fort Rotterdam. Yang pertama adalah “Amuntuli Aparrapa Empo” dalam tradisi Makassar untuk menyambut dan mengiringi tamu menuju ke tempat duduk sebelum acara dimulai. 
Selanjutnya ke dua, “Tomanurung Menitiskan Assulapa Appa” menggambarkan mitos Tomanurung, seperti cahaya turun dari langit (boting langi) ke bumi (lino). Ke tiga “Karenang Bate Salapang”, Bate Salapang adalah majelis yang memilih dan melantik raja. 
Kemudian ke empat “Komunitas Kota yang Kosmopolitan”. Dan yang terakhir adalah “A’karena dalam Pusaran Waktu” Menggambarkan tentang kesabaran, ketabahan, keteguhan manusia Makassar dalam mengarungi pusaran waktu yang lalu, kini, dan bahkan yang akan datang. 
Produksi pertunjukan A’KARENA RI BENTENG PANNYUA yang dipimpin oleh Misbahuddin,  melibatkan beberapa seniman-seniman dalam tim produksi. Dramaturgi oleh Ram Prapanca, Asisten  Koreografer Bau Salawati, Penata Musik Maskur Al Alief, Memet Chaerul Selamet dan Dg. Serang. Penata Cahaya oleh Sukma Silanan dan Mustakim. Penata Artistik oleh Is Hakim. Stage Manager oleh Prusdianto, Design Grafis oleh Irfan Arifin. 

Haryudi Rahman

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Warning PPPK, SK Keluar Bukan Berarti Bebas Bertingkah

Berita Terkait

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’
Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola
Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar
Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi
Semarak HUT ke-18 Toraja Utara, Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager
Di Hari Jadi Toraja Utara ke-18, Gubernur Sulsel: Pembangunan Harus Merata hingga ke Pelosok
Gubernur Sulsel Dorong Taman Andalan Rante Ra’da’ Toraja Utara Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:59 WITA

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WITA

Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:05 WITA

Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:04 WITA

Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:56 WITA

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi

Berita Terbaru