Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi Digelar di Bone, Investasi Rp20 Triliun

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Pemerintah Kabupaten Bone bersama Kementerian Pertanian dan sejumlah mitra strategis resmi memulai Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Fase I melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) di Perkebunan PTPN Dekko, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2/2026).

Program hilirisasi peternakan ayam terintegrasi (poultry) ini akan dikembangkan di 30 titik yang dikelola oleh PT Berdikari (Persero). Pada tahap awal, enam unit peternakan ayam pedaging dan petelur dibangun untuk memasok kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Secara nasional, pelaksanaan groundbreaking Fase I dilakukan serentak di enam wilayah, yakni Kabupaten Malang (Jawa Timur), Nusa Tenggara Barat, Lampung, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Kalimantan Timur.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah menyiapkan dukungan investasi sekitar Rp20 triliun melalui Danantara. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional “Mandiri Protein di Setiap Provinsi” guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan menjamin ketersediaan protein hewani berkualitas.

Baca Juga:  Wakil Bupati Bone Serahkan LKPD 2024 ke BPK Provinsi Sulsel

Kegiatan di Bone dihadiri Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Asisten II Setda Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran Forkopimda Bone, pimpinan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan PTPN I, unsur Kementerian Pertanian, OPD terkait, hingga perwakilan dunia usaha.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem peternakan nasional. Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena Kabupaten Bone dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan hilirisasi peternakan ayam terintegrasi.

“Program ini memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, mulai dari pembibitan, pakan, hingga produk olahan. Harapannya, produksi meningkat, kualitas terjaga, dan pendapatan peternak lokal ikut terdongkrak,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Pasca Dilantik, Andi Asman Akan Pimpin Rapat Perdana Melalui Virtual

Ia menegaskan, pelaksanaan fase pertama di Bone diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap fluktuasi harga pakan dan day old chick (DOC), sekaligus memperkuat ekosistem agribisnis peternakan berbasis data dan potensi wilayah.

“Identifikasi kebutuhan berbasis data sangat penting agar program tepat sasaran dan benar-benar mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.

Program Mandiri Protein di Setiap Provinsi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian dan Danantara memiliki nilai investasi sekitar Rp20 triliun. Pada fase pertama, fokus pembangunan meliputi 12 pabrik pakan, unit pembibitan DOC, cold storage, serta rumah potong ayam terintegrasi, terutama di wilayah luar Pulau Jawa seperti Lampung, Sulawesi, dan Kalimantan.

Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc., IPU, mengatakan pembangunan industri ayam terintegrasi dilakukan untuk menjamin stabilitas harga ayam dan telur, sekaligus meningkatkan kualitas protein hewani nasional.

Baca Juga:  Memasuki Tahapan Kampanye Bawaslu Gelar Rapat Pemantapan Pengawasan

“PTPN I telah menyiapkan lahan di Kebun Dekko dan Mappesangka untuk membangun ekosistem peternakan yang mandiri dan terintegrasi, mulai dari breeding, hatchery, hingga pengolahan dan distribusi,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten II Setda Provinsi Sulsel Andi Darmawan Bintang, M.Dev., PLG, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur peternakan ini bertujuan menjamin ketersediaan daging ayam dan telur, khususnya dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.

“Mari kita jadikan Sulawesi Selatan sebagai pelopor hilirisasi peternakan di Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sulsel, Kepala Balai Veteriner Kementan di Maros, Direktur/Kepala Polbangtan Bone, jajaran PTPN I Regional Head 8 Sulawesi, Direktur Utama PT Tiran Grup dan PT Ugi Agri Harapan Indonesia, serta karyawan PTPN dan PT SGN. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

BAZNAS Bone Salurkan 400 Paket Sembako untuk Korban Banjir
Kurang dari 24 Jam, Polsek Tanete Riattang Bekuk 4 Pelaku Curanmor Bersenjata Tajam
Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bone, Gubernur Sulsel Serahkan Tali Asih
Tanam Perdana PM-ASS di Bone, Andi Asman Dorong Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi
Pj Sekda Bone Serahkan Santunan Bupati untuk Keluarga Bocah Korban Banjir
Terobos Genangan Air, Bupati Bone Pantau Evakuasi Korban Banjir
Ayah Tengah Evakuasi Warga Banjir, Bocah 5 Tahun di Bone Tenggelam dan Meninggal Dunia
Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bone, Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:41 WITA

BAZNAS Bone Salurkan 400 Paket Sembako untuk Korban Banjir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:33 WITA

Kurang dari 24 Jam, Polsek Tanete Riattang Bekuk 4 Pelaku Curanmor Bersenjata Tajam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WITA

Dua Warga Meninggal Akibat Banjir Bone, Gubernur Sulsel Serahkan Tali Asih

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:11 WITA

Tanam Perdana PM-ASS di Bone, Andi Asman Dorong Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:11 WITA

Pj Sekda Bone Serahkan Santunan Bupati untuk Keluarga Bocah Korban Banjir

Berita Terbaru