Danny Pomanto Pantau Langsung Penanganan Banjir di Makassar

- Jurnalis

Minggu, 8 Desember 2024 - 14:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyebutkan bahwa penyelesaian masalah banjir di Kota Makassar membutuhkan upaya ekstrem. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (8/12/2024).

Menurutnya, persoalan banjir yang kerap melanda wilayah kota ini memerlukan langkah-langkah yang tidak biasa dan mendalam. Berdasarkan pemetaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, ada empat kecamatan yang sering kali terdampak banjir saat hujan deras.

Keempat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Biringkanayya, Kecamatan Tamalanrea, Kecamatan Panakkukang, dan Kecamatan Manggala.

Baca Juga:  Pemprov dan DPRD Sulsel Gelar Jumat Berkah untuk Warga Sekitar Gedung DPRD

Sebagai seorang wali kota yang berlatar belakang arsitek, Ramdhan Pomanto mengungkapkan salah satu solusi untuk mengatasi banjir di empat kecamatan tersebut adalah dengan melakukan revisi terhadap tata ruang wilayah.

“Tata ruang di wilayah-wilayah tersebut perlu direvisi. Harus ada upaya-upaya ekstrem untuk mengatasinya,” ujar Danny, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Danny menjelaskan pentingnya konsolidasi lahan di area yang sering dilanda banjir. Dimana, langkah ini bisa dilakukan dengan memindahkan warga yang tinggal di kawasan tersebut ke lokasi lain, dan menjadikan area tersebut sebagai taman atau ruang terbuka hijau.

Baca Juga:  Petani dan Buruh Tani Tembakau di Bone Dapat Bantuan Dari Bupati

Namun, Danny juga menyampaikan bahwa secara politik, konsolidasi lahan tersebut bukanlah hal yang mudah dilakukan. Ia mengakui bahwa meskipun di negara-negara lain hal ini sering dilakukan, di Indonesia masih belum ada skema yang berhasil diterapkan.

“Persoalannya adalah tergantung pada kepemilikan lahan, dan untuk melaksanakan ini membutuhkan keuangan yang kuat. Di luar negeri hal ini biasa dilakukan, namun di sini belum ada skema yang berhasil,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Danny tetap berharap agar pemimpin Makassar yang akan datang dapat menemukan solusi terbaik untuk masalah banjir ini.

Baca Juga:  Komcad ASN Pemprov Sulsel Dikukuhkan, Gubernur Andi Sudirman: Jadilah Teladan dan Agen Nasionalisme

“Kita berharap pemimpin berikutnya bisa mengatasi masalah ini. Saya yakin ini memang hal yang sulit, mengingat topografi wilayah kita yang memang seperti itu,” tuturnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini, banjir di Kota Makassar masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan dengan tuntas, meski berbagai upaya sudah dilakukan. Pemerintah kota terus berupaya mencari solusi yang lebih efektif guna mengurangi dampak banjir yang sering merugikan warga.(*)

Berita Terkait

Wagub Fatmawati Ingatkan Keluarga terhadap Risiko Judi Online dan Pinjaman Online
Gubernur Andi Sudirman Buka Full Ruas Jalan Aroepala, Akses Gowa-Makassar Kembali Lancar
Gubernur Andi Sudirman Pastikan Perubahan APBD 2026 Perkuat Fiskal dan Pelayanan Publik
Dampingi Mensos, Sekda Jufri Rahman Tinjau Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat
Bupati Gowa Tersangka, Wabup Diminta Jalankan Pemerintahan Sambil Tunggu Penetapan Plt
Harga Cabai Rawit di Makassar Capai Rp85.000, TPID Sulsel Pantau Pasokan dan Distribusi
Sekda Sulsel Resmikan Program Pelajar Menabung, Sasar 20 Sekolah di Makassar, Maros dan Gowa
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Panas di Sulsel, 7 Daerah Masuk Kategori Siaga

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 00:23 WITA

Wagub Fatmawati Ingatkan Keluarga terhadap Risiko Judi Online dan Pinjaman Online

Sabtu, 26 September 2026 - 21:17 WITA

Gubernur Andi Sudirman Buka Full Ruas Jalan Aroepala, Akses Gowa-Makassar Kembali Lancar

Sabtu, 26 September 2026 - 21:14 WITA

Gubernur Andi Sudirman Pastikan Perubahan APBD 2026 Perkuat Fiskal dan Pelayanan Publik

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Wabup Diminta Jalankan Pemerintahan Sambil Tunggu Penetapan Plt

Jumat, 25 September 2026 - 15:22 WITA

Harga Cabai Rawit di Makassar Capai Rp85.000, TPID Sulsel Pantau Pasokan dan Distribusi

Berita Terbaru