Petani Yang Tenggelam di Sungai Cenrana Ditemukan Tim SAR Gabungan 

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025 - 12:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM,–  Petani asal Dusun Cekko Desa Lea Kecamatan Tellu Siattingnge yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Cenrana oleh keluarga akhirnya berhasil ditemukan Kamis pagi, 2 Januari 2024.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa setelah dilakukan pencarian selama 2 hari oleh tim sar gabungan korban akhirnya berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sejauh 150 meter dari lokasi kejadian dan telah dievakuasi kemudian diserahkan ke pihak keluarga korban,” kata Arif

Baca Juga:  Komplotan Pencuri Anjing Berhasil Ditangkap Warga

Lebih lanjut Arif menceritakan kronologisnya berdasarkan laporan dari keluarga korban,  bahwa korban yang diketahui bernama Dg. Demmabela hendak berangkat menuju sawahnya dengan menyebrangi Sungai Walanae, Kabupaten Bone pada rabu pagi kemarin.

“Informasi dari keluarga korban, korban hendak berangkat menuju ke sawahnya menggunakan sampan dengan menyebrangi Sungai Walanae, namun selang beberapa waktu, warga menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong, sehingga di duga korban terjatuh dari sampannya,” Jelas Arif

Baca Juga:  Warga Soppeng Yang Hanyut di Sungai Walanae Bone Ditemukan Meninggal

Mengetahui hal tersebut keluarga korban melapor ke Pos Sar Bone untuk memohon bantuan SAR. Hingga tim rescue Pos Sar Bone pun segera berangkat menuju ke lokasi kejadian.

“Tim rescue Pos Sar Bone telah melaksanakan pencarian hari kedua, pada Kamis, 02 Januari 2024 dengan membagi 3 SRU (_Search Rescue Unit_), 2 tim mencari di sungai menggunakan rubber boat dengan membuat ombak buatan juga mencari hingga 5 km ke hilir Sungai Walanae, dan juga melaksanakan pemantauan dari arah udara menggunakan drone,” tambah Arif.

Baca Juga:  Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Taddojong Bone

Dengan ditemukannya korban maka operasi Sar di nyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat diantaranya, BPBD Bone, Sar Satpol PP, Potensi SAR Khatulistiwa, dikembalikan ke satuannya masing-masing. (*)

Berita Terkait

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang
Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa
Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas
Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas
PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi
Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam
Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah
Mobil Dinas Diduga Serobot Antrean BBM, Satgas: Isi Pertamax Jadi Tidak Perlu Antre

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:49 WITA

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:06 WITA

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa

Sabtu, 12 September 2026 - 13:04 WITA

Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas

Jumat, 11 September 2026 - 23:18 WITA

PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi

Jumat, 11 September 2026 - 18:57 WITA

Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam

Berita Terbaru