Gabung di IFSWF, BPI Danantara Dapat Dukungan Dari Australia

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 14:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.BONEKU.COM,– Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendapatkan dukungan dari Australia untuk bergabung dalam keanggotaan International Forum of Sovereign Wealth Fund (IFSWF). Dukungan diberikan lewat joint communique atau kesepakatan yang dicapai seusai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada 15 Mei 2025 lalu.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan keanggotaan Indonesia IFSWF dapat memfasilitasi kerja sama lembaganya dengan lembaga investasi Australia. “Kami mengapresiasi dukungan pemerintah Australia terhadap Danantara. Keanggotaan dalam International Forum of Sovereign Wealth Fund yang bisa memfasilitasi kemitraan strategis dengan Future Fund Australia,” ucap Rosan Roeslani lewat keterangan resmi dikutip Ahad, 18 Mei 2025.

Baca Juga:  BUMN Karya Dimerger Jadi 3 Raksasa Konstruksi, Danantara Siapkan Skema Besar Transformasi

Future Fund merupakan lembaga pengelola dana investasi atau SWF (Sovereign Wealth Fund) milik pemerintah Australia. Sejak dibentuk pada 2006, total nilai dana yang dikelola oleh Future Fund hingga triwulan I 2025 telah melebihi Aus$ 307 miliar.

Kemitraan dengan Future Fund, menurut Rosan Roeslani, merupakan langkah penting memperkuat posisi Danantara Indonesia sebagai mitra investasi global yang kredibel. “Kami meyakini kemitraan dengan insititusi investasi global seperti Future Fund akan membuka peluang baru untuk pembiayaan proyek strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga:  95 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Bone Sepanjang 2023

Danantara, kata dia, terbuka terhadap kerja sama dengan mitra global. Lembaga yang dibentuk pada 24 Februari lalu diharapkan jadi katalis pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, International Forum of Sovereign Wealth Fund (IFSWF) adalah organisasi pengelola dana kekayaan global yang menaungi beberapa lembaga pengelola dana investasi atau SWF (Sovereign Wealth Fund) dari sejumlah negara. Future Fund merupakan salah satu anggota, bersama dengan Qatar Investment Authority (QIA), Qatar Investment Authority (QIA), Korea Investment Corporation (KIC), dan lainnya.

Baca Juga:  Bupati Bone Potong Dana Operasionalnya Untuk Infrastruktur

Sebelumnya, lembaga investasi Indonesia Investment Authority (INA) telah lebih dahulu menjadi anggota penuh IFSWF. Lembaga SWF milik pemerintah ini didirikan oleh Presiden Joko Widodo pada 2021. (*)

Berita Terkait

Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi
Bercak Darah Ungkap Misteri Bayi yang Dibuang di Bone, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Kurang 3 Jam
Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Anggota Polri Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Bone
Hasil Verifikasi Dikirim ke Jakarta, Pencabutan Izin Tambang Lampoko Tergantung DESDM Sulsel
Dokumen Tambang Belum Lengkap, Gubernur Jatuhkan Sanksi Perusahaan Tambang di Lampoko
Heboh! Suami Kerja di Luar Kota, Istri Diduga “Digoyang” Pria Lain hingga Berujung Penggerebekan
Polisi Bone Ungkap Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Awangpone
Kepsek SMPN 5 Bone Buka Suara: Berada di Prancis untuk Diplomasi Budaya, Sekolah Tetap Dipantau

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Bercak Darah Ungkap Misteri Bayi yang Dibuang di Bone, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Kurang 3 Jam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Anggota Polri Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Bone

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Dokumen Tambang Belum Lengkap, Gubernur Jatuhkan Sanksi Perusahaan Tambang di Lampoko

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:46 WITA

Heboh! Suami Kerja di Luar Kota, Istri Diduga “Digoyang” Pria Lain hingga Berujung Penggerebekan

Berita Terbaru