Parah! Oknum Polisi Bone Diduga Pasok Sabu ke Tersangka

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BONE,BONEKU.COM,– Satuan Reserse Narkoba Polres Bone kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba, namun kali ini menyeret dua nama oknum polisi aktif berinisial RBW dan RJL sebagai terduga pelaku.

Keduanya terbongkar setelah aparat lebih dulu mengamankan seorang tersangka berinisial FTR di Jalan Pisang Baru. Dalam pemeriksaan, FTR secara mengejutkan mengaku bahwa sabu yang ia beli seharga Rp150 ribu diperoleh langsung dari RBW, seorang anggota kepolisian.

Pengakuan FTR menjadi pintu masuk pengembangan kasus. Saat RBW diinterogasi, ia menyebut nama rekannya sendiri, RJL, sebagai pihak yang menyuplai barang haram tersebut.

Baca Juga:  Kapolres Bone Pimpin Sertijab Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba

Namun keanehan muncul ketika RBW tiba-tiba mencabut pengakuannya, dan RJL justru hanya diarahkan untuk menjalani rehabilitasi, bukan proses hukum. Langkah ini memicu sorotan dan dugaan praktik pemutihan kasus di tubuh Polres Bone.

Kapolres Bone, AKBP Sugeng, langsung angkat bicara menanggapi isu tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi bagi siapapun yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, apalagi berasal dari internal kepolisian.

Baca Juga:  Aksi Lucu dan Seru Kapolres Bone Saat Ikut Lomba Dayung

“Saya akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada pembiaran, apalagi hanya diarahkan untuk rehabilitasi,” tegas Kapolres, Minggu 6 Juli 2025.

Menanggapi hal tersebut, Kritik keras juga datang dari Ketua Forum Bersama (Forbes), Andi Singke, yang menyebut langkah rehabilitasi terhadap oknum terduga pelaku sebagai bentuk ketidakadilan hukum.

“Kalau masyarakat biasa langsung ditahan dan diadili, kenapa polisi bisa direhabilitasi begitu saja? Ini mencederai rasa keadilan. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas,” ujar Andi Singke.

Baca Juga:  Kapolres Bone Beri Pesan Kamtibmas Jelang Pergantian Tahun

Hingga kini, masyarakat masih menanti kejelasan proses hukum terhadap kedua oknum tersebut. Desakan dari berbagai pihak terus menguat agar Polres Bone membuktikan komitmen serius dalam pemberantasan narkoba tanpa pandang bulu termasuk terhadap anggotanya sendiri. (*)

Berita Terkait

Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Pencurian Motor yang Viral di Medsos
Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor
Tak Kenal Waktu dan Jarak, Tim Reaksi Cepat Dinsos Bone Datangi Bayi yang Ditemukan di Rumah Kosong
Peringatan HKAN 2026 di Lejja Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Lestarikan Alam
Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi
Bercak Darah Ungkap Misteri Bayi yang Dibuang di Bone, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Kurang 3 Jam
Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Anggota Polri Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Bone
Hari Pramuka ke-65 di Bone, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Pencurian Motor yang Viral di Medsos

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:49 WITA

Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:06 WITA

Tak Kenal Waktu dan Jarak, Tim Reaksi Cepat Dinsos Bone Datangi Bayi yang Ditemukan di Rumah Kosong

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Peringatan HKAN 2026 di Lejja Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Lestarikan Alam

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi

Berita Terbaru