Kuliah Tak Lagi Sekedar Teori, Mahasiswa Peternakan Unhas Terjun ke Dunia Industri

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 19:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM,– Enam Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas) berkesempatan mengikuti program Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) di Albumi Nutrisi Indonesia, sebuah perusahaan ternama di bidang peternakan unggas. Program ini berlangsung selama 38 hari dan menjadi momentum penting dalam mematangkan keahlian praktis mahasiswa di dunia industri, khususnya peternakan ayam petelur.

Para mahasiswa ditempatkan di dua lokasi strategis milik Albumi Nutrisi Indonesia, yakni Farm Mattirowalie dan Depo Telur Albumi yang berlokasi di Kabupaten Bone. Di sana, mereka terlibat langsung dalam berbagai aktivitas produksi dan manajerial, mulai dari pengelolaan kandang, formulasi pakan, sistem pemberian minum, pencahayaan, vaksinasi hingga distribusi dan pemasaran telur.

Baca Juga:  1 Ball Sabu Diamankan Polisi Dari Tangan Pemuda 24 Tahun

“Program ini memberikan pengalaman nyata bagi kami sebagai mahasiswa. Tidak hanya teori, tetapi langsung praktik di lapangan. Kami belajar bagaimana peternakan ayam petelur dikelola secara profesional dan modern,” ungkap salah sseorang Mahasiswa, Senin 14 Juli 2025

Tak hanya soal teknis, mahasiswa juga dibekali dengan wawasan kewirausahaan, manajemen sumber daya manusia, serta berbagai tantangan dan peluang di industri peternakan unggas nasional. Hal ini menjadi bekal penting agar lulusan tak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga:  Pj Bupati Koordinasi Pertamina Soal Kelangkaan BBM di Bone

Dosen Pembimbing Fakultas Peternakan Unhas, Dr. Ir Sahir Sabile, S.pt.,M.Si.,IPM.,Asean Eng menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin.

“Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja dan menjadi agen perubahan di sektor peternakan,” ujarnya.

Program MKPK ini menjadi contoh sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri, demi mencetak generasi peternak muda yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing tinggi. (*)

Berita Terkait

Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Bone Ungkap Kasus Pelarian Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditangkap di Wajo
Luwu Utara Bangkit! Infrastruktur, Penerbangan, dan Irigasi Dikebut Pemprov Sulsel
Groundbreaking MYP Irigasi, Langkah Nyata Gubernur Sulsel Tingkatkan Kesejahteraan Petani Luw Raya
Gubernur Sulsel Serahkan Mobil Operasional untuk Puskesmas Rongkong di Luwu Utara
Pelabuhan Bajoe Ditutup Sementara 1 Mei–1 Juni 2026, Penyeberangan Dialihkan ke Siwa–Kolaka
ASDP Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Penutupan Pelabuhan Bajoe
Harlah ke-2 ASATU, Pemuda Bone Siap Kawal Perubahan dan Perkuat Soliditas Organisasi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:35 WITA

Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WITA

Polres Bone Ungkap Kasus Pelarian Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditangkap di Wajo

Rabu, 29 April 2026 - 16:10 WITA

Luwu Utara Bangkit! Infrastruktur, Penerbangan, dan Irigasi Dikebut Pemprov Sulsel

Rabu, 29 April 2026 - 11:05 WITA

Groundbreaking MYP Irigasi, Langkah Nyata Gubernur Sulsel Tingkatkan Kesejahteraan Petani Luw Raya

Selasa, 28 April 2026 - 15:29 WITA

Gubernur Sulsel Serahkan Mobil Operasional untuk Puskesmas Rongkong di Luwu Utara

Berita Terbaru