ASDP Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Penutupan Pelabuhan Bajoe

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 13:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU,COM,–  Di tengah dampak penutupan sementara Pelabuhan Bajoe, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe menyalurkan 500 paket sembako kepada masyarakat terdampak.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk ASDP Peduli, yang dirangkaikan dengan kegiatan media gathering di Aula ASDP Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Selasa (28/4/2026).

Penyaluran bantuan ini menjadi respons atas dampak langsung penutupan pelabuhan yang berimbas pada ratusan warga, mulai dari buruh pelabuhan, sopir, hingga pedagang kecil yang kehilangan sumber penghasilan.

Baca Juga:  Forum Lingkup Pemerintahan Pemda Bone Paparkan Renja 2025

Hadir dalam kegiatan tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Bone, Hj. Andi Tenriawaru, mewakili Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas langkah cepat ASDP dalam merespons kondisi sosial masyarakat.

“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas kepedulian ASDP kepada masyarakat yang terdampak penutupan pelabuhan,” ujar Tenriawaru.

Namun di balik bantuan tersebut, realitas di lapangan menunjukkan bahwa dampak penutupan Pelabuhan Bajoe tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada aktivitas pelabuhan.

Baca Juga:  Jelang Porprov Sulsel 2026, Pemkab Bone Matangkan Seluruh Persiapan

General Manager ASDP Cabang Bajoe, Anom Sedayu, menegaskan bahwa penyaluran sembako ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendampingi masyarakat di tengah situasi sulit.

Tak hanya bantuan konsumtif, ASDP juga menggelar seminar kewirausahaan sebagai upaya mendorong masyarakat agar mampu bertahan dan beradaptasi dengan kondisi yang ada.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan usaha secara mandiri,” jelas Anom.

Baca Juga:  Launching NSR Apparel, Percetakan Jersey Kualitas Premium di Bone

Langkah ini dinilai sebagai upaya jangka pendek dan menengah, di tengah kekhawatiran masyarakat akan hilangnya pendapatan selama penutupan pelabuhan berlangsung.

ASDP berharap program ini dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi titik awal bagi masyarakat untuk bertransformasi secara ekonomi di tengah tekanan akibat penutupan Pelabuhan Bajoe. (*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming
Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga
8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga
Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah
Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi
Cuma Latihan Dua Pekan, PMR WIRA SMAN 5 Bone Tampil Gemilang di VORCEA 2026
Bukan Sekadar Tampil, PMR MTsN 3 Bone Borong Juara dan Sabet Juara Umum I VORCEA 2026 se-Sulsel

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:35 WITA

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WITA

Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WITA

8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:14 WITA

Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah

Senin, 14 September 2026 - 20:14 WITA

Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Berita Terbaru