Bank Sulselbar Salurkan KUR Rp296 Miliar, Terbesar BPD di Kawasan Timur Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,BONEKU.COM,– Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Helvi Moraza, menegaskan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kawasan Indonesia Timur sudah berjalan cukup baik, namun sektor produksi masih perlu diperkuat.

Hingga 25 Agustus 2025, tercatat penyaluran KUR di regional timur (Sulawesi, Maluku, dan Papua) mencapai Rp20,6 triliun dengan total 352.936 debitur penerima manfaat. Angka ini setara 12 persen dari total KUR nasional. Tingkat Non-Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah juga relatif terjaga, berada di bawah tiga persen.

“Namun bila dilihat menurut lembaga penyalurnya, kami mencatat penyaluran ke sektor produksi masih perlu ditingkatkan. Hanya empat bank yang mampu mencapai target 60 persen penyaluran ke sektor produksi,” ujar Helvi Moraza.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Tinjau Lokasi Kebakaran di Jalan Baji Dakka, Serahkan Santunan untuk Korban

Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Penyaluran KUR 2025 Regional Indonesia Timur yang mengangkat tema “Tepat Sasaran, Tepat Guna, dan Tepat Waktu” di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Makassar, Kamis, 28 Agustus 2025.

Capaian rata-rata penyaluran KUR sektor produksi di wilayah timur sudah berada di angka 63,54 persen. Penyaluran KUR diarahkan sesuai potensi daerah, mulai dari pertanian, perikanan, hingga industri pengolahan, yang menjadi kekuatan ekonomi di kawasan timur.

Di KTI untuk Bank Pembangunan Daerah, Bank Sulselbar mencatat realisasi penyaluran KUR terbesar dengan Rp296,03 miliar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi kepada Wamen UMKM, Kepala OJK, perbankan, lembaga penjamin, serta seluruh delegasi daerah yang hadir.

Baca Juga:  Imlek 2026 di Makassar, Fatmawati Tekankan Harmoni dan Persatuan

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah strategi pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan UMKM dan koperasi melalui lembaga keuangan dengan pola penjaminan.

“Peran KUR terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat produk lokal,” tutur Jufri.

Ia menambahkan, Pemerintah Sulsel mengambil langkah strategis dengan target penyaluran besar di sektor unggulan, terutama pertanian dan perikanan, serta memperkuat peran bank daerah seperti Bank Sulselbar.

Bekerja sama dengan Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) Sulsel untuk memastikan dana dapat terserap optimal.

Sosialisasi, pendampingan, hingga digitalisasi UMKM terus dilakukan. Bahkan telah memfasilitasi 2.344 UMKM dengan sertifikasi halal gratis, serta dukungan dalam kemasan, merek, dan akses hukum.

“Semua ini agar UMKM Sulsel naik kelas,” jelasnya.

Baca Juga:  Kopdes Merah Putih Hadir di Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Beri Rp20 Miliar untuk Takalar

Data Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulsel menunjukkan, realisasi KUR di Sulsel hingga Juli 2025 mencapai Rp9,36 triliun untuk 163.776 debitur. Dari jumlah itu, sektor pertanian menyerap Rp4,60 triliun, disusul perdagangan besar dan eceran Rp3,02 triliun, serta sektor jasa, perikanan, dan industri pengolahan.

Dengan dukungan KUR, petani bisa meningkatkan produktivitas, memperluas lahan garapan, dan memperkuat rantai pasok pangan. “Kami berkomitmen penuh agar KUR tepat sasaran dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Sulsel,” ucapnya.

Rakor tersebut turut dihadiri Kepala OJK Sulsel dan Sulbar, Moch Muchlasin; Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Andi Eka Prasetya; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar, Arlin Ariesta; serta perwakilan perbankan. (*)

Berita Terkait

Berhasil Renegosiasi PI Migas 2,5% Jadi 10%, Gubernur Andi Sudirman: Alhamdulillah untuk Sulsel
Pemprov Sulsel Tegaskan Alsintan di Gudang Tani Makmur Bisa Dipinjamkan ke Petani
Lepas 28 Penerima Beasiswa Luar Negeri, Andi Sudirman Harap Kembali Mengabdi di Sulsel
Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat
Pemprov Sulsel Diganjar Dua Penghargaan Sekaligus Pemda Berprestasi Batch II dari Kemendagri 2026
Rakor Pertumbuhan Ekonomi se-Sulawesi, Bima Arya Tekankan Penguatan Potensi Daerah
Jufri Rahman: Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Perlu Diperkuat Lewat Kolaborasi Antarwilayah
RSUD Labuang Baji Berikan Layanan Katarak Gratis, dari Operasi hingga Pascoperasi

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:30 WITA

Pemprov Sulsel Tegaskan Alsintan di Gudang Tani Makmur Bisa Dipinjamkan ke Petani

Sabtu, 19 September 2026 - 19:09 WITA

Lepas 28 Penerima Beasiswa Luar Negeri, Andi Sudirman Harap Kembali Mengabdi di Sulsel

Sabtu, 19 September 2026 - 15:13 WITA

Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 13:07 WITA

Pemprov Sulsel Diganjar Dua Penghargaan Sekaligus Pemda Berprestasi Batch II dari Kemendagri 2026

Jumat, 18 September 2026 - 23:51 WITA

Rakor Pertumbuhan Ekonomi se-Sulawesi, Bima Arya Tekankan Penguatan Potensi Daerah

Berita Terbaru