IWAPI Bone Kumpulkan Pelaku UMKM. Ada Apa?

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2019 - 00:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONEKU.COM-Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, menggelar acara jelang tutup Tahun 2019.
Acara yang dikemas sederhana, pada Minggu, 29/12/2019, di Lantai 2 Swalayan Surya Indah, Jalan Sukawati tersebut, dimaksudkan untuk sharing pengalaman. 
Tidak heran, acara Sharing
Business bersama para pelaku UMKM dari beberapa kecamatan di Kab. Bone, disambut baik oleh peserta. 
Dengan kegiatan ini, para pelaku diharapkan bisa saling memotivasi dalam membangun bisnisnya hingga lenih besar.
Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan oleh Ketua DPC IWAPI Bone, Farida Hanafing, ST dengan memberikan motivasi bisnis.
Dalam sambutannya,  pengelola Swalayan Surya Indah ini, memberi motivasi kepada para pelaku UMKM. Pengurus Baznas Bone ini juga memaparkan apa tujuan pertemuan yang digelar diakhir tahum ini,  hingga kemudian mempersilakan para peserta untuk saling menceritakan awal mula berusaha hingga pencapaiannya saat ini.
Salah seorang peserta, Deshi, yang sehari-hari membuat kacang langkosenga mengatakan bahwa usahanya dimulai dari sangat kecil. Hingga saat ini bisa produksi kacang yang cukup lumayan banyaknya. Akan tetapi proses pekerjaan sebagian besar masih dikerjakan olehnya. Terutama dalam hal penggorengan.
Sementara peserta lainnya, Agus, juga menceritakan pengalamannya memulai usaha pembuatan bawang goreng beberapa bulan lalu, dengan modal 1 kg bawang seharga Rp. 15.000 per kg. Hingga akhir tahun ini, Agus sudah bisa memproduksi hingga 10 karung bawang mentah yang diproses menjadi bawang goreng. Dengan mempekerjakan 7 orang karyawan dan produknya sudah menembus pasar makassar. 
Masih banyak lagi sharing dari pelaku bisnis mulai dari produsen, pemasok, MLM hingga pedagang campuran.
Farida menegaskan bahwa, beberapa hal yang menjadi kendala dari para pelaku UMKM tersebut adalah, Owner_ masih melakukan kegiatan bisnisnya dari A – Z.
Kepercayaan kepada keluarga lainnya yang turut kerja atau karyawannya sangat sedikit. Tidak melakukan pencatatan kegiatan, rencana kerja, sop, dan juga keuangan. Belum melakukan pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Serta Sulit _move on_ dari zona nyaman untuk skala yang lebih besar.
Setelah menyadari beberapa kekeliruan atau kekurangannya dalam berbisnis, mereka merencanakan bisnisnya di 2020 lebih baik lagi.
Kami memintanya untuk mencatat _business plan_ 2020 mereka sebagai dasar dalam menentukan _planning,_ _strategy_ dan semoga bisa _success, ungkap farida sambil tersenyum.(*)
Baca Juga:  Rio Serahkan Alsintan di Bone

Berita Terkait

Antrian Panjang vs. Pengalihan Ilegal: Kelangkaan Solar di Bone
Dukung Aktivitas Warga, Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan Hasil Karya Batalyon C Pelopor
Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone
Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar
Si Jago Merah ‘Mengamuk’ di Panyula, 2 rumah, Motor Hingga Mesin Perahu Hangus
Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor
Tak Kenal Waktu dan Jarak, Tim Reaksi Cepat Dinsos Bone Datangi Bayi yang Ditemukan di Rumah Kosong
Peringatan HKAN 2026 di Lejja Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Lestarikan Alam

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:22 WITA

Dukung Aktivitas Warga, Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan Hasil Karya Batalyon C Pelopor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:31 WITA

Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WITA

Si Jago Merah ‘Mengamuk’ di Panyula, 2 rumah, Motor Hingga Mesin Perahu Hangus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:49 WITA

Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor

Berita Terbaru