Peringatan HKAN 2026 di Lejja Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Lestarikan Alam

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOPPENG.BONEKU.COM- Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Taman Wisata Alam (TWA) Permandian Air Panas Lejja, Desa Bulu’e, Kecamatan Marioriawa, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, pengelola kawasan, komunitas pecinta alam, organisasi kepemudaan, pelajar, serta masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi yang juga menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Soppeng.

Rangkaian kegiatan diawali dengan perkemahan konservasi yang melibatkan berbagai komunitas pencinta alam, Sispala, komunitas pejalan, organisasi kepemudaan, hingga konten kreator. Pada puncak peringatan HKAN, peserta melaksanakan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak, aksi bersih-bersih kawasan wisata, penanaman pohon secara simbolis, serta mengikuti peringatan HKAN tingkat nasional secara daring yang dipusatkan di Jakarta dan dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki.

Baca Juga:  Batalyon C Pelopor Gelar "Nonton Bersama" Live Streaming Upacara HUT ke-75 Korps Brimob Polri

Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menyampaikan apresiasi kepada BBKSDA Sulawesi Selatan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Soppeng sebagai tuan rumah peringatan HKAN tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurutnya, penunjukan TWA Lejja merupakan bentuk pengakuan terhadap potensi kawasan yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Perseroda Lamataesso Mattappa, sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan pariwisata yang tetap berorientasi pada pelestarian lingkungan.

“Pariwisata itu penting, tetapi jauh lebih penting menjaga lingkungannya. Menanam itu penting, tetapi jauh lebih penting memastikan tanaman tersebut tumbuh dengan baik, bukan hanya sekadar seremonial,” tegas Wakil Bupati.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Sulawesi Selatan, Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan konservasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Juragan Kapal Jadi Pelaku Penganiayaan Berat di Bone, Dibebaskan Polisi

Melalui peringatan HKAN ini, BBKSDA mengajak masyarakat untuk terus menjaga hutan, sumber daya air, serta satwa liar sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Ia juga menjelaskan bahwa penanaman pohon yang dilakukan pada kegiatan tersebut bersifat simbolis, sedangkan penanaman dalam jumlah besar akan dilaksanakan saat musim penghujan agar tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman lebih optimal.

Plt. Direktur PT Perseroda Lamataesso Mattappa, Musdar Asman, menyampaikan bahwa sebagai pengelola TWA Lejja, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk memastikan fungsi konservasi tetap berjalan seiring dengan pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata alam.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai komunitas pencinta alam yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan pelestarian lingkungan di Kabupaten Soppeng dan diharapkan terus menjadi mitra dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi.

TWA Lejja yang memiliki luas sekitar 1.318 hektare merupakan kawasan konservasi dengan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang kaya akan keanekaragaman flora dan fauna, sekaligus dikenal sebagai destinasi wisata pemandian air panas andalan Kabupaten Soppeng.

Baca Juga:  Mentan RI Salurkan Bantuan Rp9 Miliar untuk Korban Banjir di Bone

Melalui penyelenggaraan HKAN 2026 di TWA Lejja, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap semangat konservasi semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga pengembangan sektor pariwisata dapat terus berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat Prof. H. Nurdin Abdullah, Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Kepala BBKSDA Sulawesi Selatan Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D., unsur Forkopimda Kabupaten Soppeng, Kepala Resort Pulhut TWA Lejja Andi Ahmad, S.H., jajaran pengelola TWA Lejja, Plt. Direktur PT Perseroda Lamataesso Mattappa Musdar Asman, Komisaris PT Perseroda Lamataesso Mattappa Dra. Andi Nurlina, M.M., serta berbagai komunitas pencinta alam, organisasi kepemudaan, dan pelajar yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan.

Berita Terkait

Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina
Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat
Makassar Pesta Gol 9-1 atas Soppeng, Persaingan Zona Timur Makin Sengit
Satu Sachet Membuka Tabir, Satres Narkoba Bone Temukan 64 Saset Sabu
Wabup Selle Hadiri Musda Dekopinda, Koperasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Ngopi Bareng dengan Forbes, Kasat Reskrim Bincang Bincang Soal Batas Tindakan Warga dalam Kasus Narkoba
Pantang Menyerah Hadapi Kemarau, Kelompok Tani Mabbulo Sipeppa Raih Panen 5 Ton per Hektare
Gubernur Andi Sudirman Tinjau Ruas Paleteang-Malimpung hingga Batas Enrekang Sudah Mulus

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:26 WITA

Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina

Selasa, 8 September 2026 - 17:25 WITA

Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 13:16 WITA

Makassar Pesta Gol 9-1 atas Soppeng, Persaingan Zona Timur Makin Sengit

Kamis, 3 September 2026 - 20:55 WITA

Satu Sachet Membuka Tabir, Satres Narkoba Bone Temukan 64 Saset Sabu

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WITA

Wabup Selle Hadiri Musda Dekopinda, Koperasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru