Terlibat Kasus Ilegal Fogging, Kades Rappa Hanya Dikenakan Sanksi Administratif

- Jurnalis

Jumat, 15 Desember 2023 - 08:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

BONEKU.COM,– Masih ingat kasus Ilegal Logging yang melibatkan Kepala Desa Rappa Kecamatan Tonra Kabupaten Bone bernama Bursa dan 1 orang rekannya bernama Harianto yang merupakan tukang Chainsaw (Senso).


Kasus tersebut diketahui hingga saat ini masih bergulir di Pengadilan negeri watampone, Berdasarkan hasil persidangan pada Jumat 15/12/2023. Majelis hakim pengadilan negeri bone memerintahkan agar kedua terdakwa kasus ilegal fogging tersebut agar segera dibebaskan dari tahanan.


Meski demikian kedua terdakwa dijatuhi sanksi administratif berupa denda senilai Rp. 2.500.000 karena terbukti secara sah dan menyakinkan kedua terdakwa bersalah.



Kuasa hukum terdakwa Rahmawati mengatakan dirinya bersyukur atas putusan majelis hakim tersebut.


Sementara Kasi Intelijen Kejari Bone Andi Khairil Achmad yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, namun saat ini belum berkekuatan hukum tetap atau belum inkracht.


“benar,tapi putusan tersebut belum incraht, jaksa dan terdakwa masih diberikan kesempatan selama 7 hari untuk berfikir untuk mengajukan upaya hukum”Kata Khairil


Lebih jauh dia menjelaskan bahwa  sebelumnya terdakwa dituntut  pidana masing-masing 1 tahun 2 bulan penjara dan denda sebesar Rp. 500 ribu subsider 2 bulan penjara.


Kedua terdakwa yakni Busra dan Harianto resmi ditahan oleh Kejari Bone pada 3 November 2023 lalu, selain penyerahan tanggung jawab kedua tersangka, juga dilakukan penyerahan tanggung jawab barang bukti  berupa Kayu gergajian Jenis Kayu Akasia (Acacia Mangium) dan Jenis Kayu Awolai (Witex Cefassus) sebanyak 463 batang, 1 (satu) Parang dan 1 (satu) buah meteran gulung. (Admin)

Baca Juga:  Adu Mulut Berujung Kekerasan, Pria di Bone Pukul Istri Sirinya Hingga Babak Belur

Berita Terkait

Aksi Pencurian Gabah di Bone Terekam Jelas Kamera CCTV
Residivis Kasus Pencurian, Menangis Histeris Saat Diamankan Polisi
Residivis Kembali Berulah, Polisi Ungkap Rantai Peredaran Sabu di Bone
Drama Rp550 Juta di Balik Seleksi TNI: Pengakuan, Bantahan, dan Korban yang Terluka
Insiden Berdarah di Libureng Bone, Kades Ungkap Latar Belakang Kejadian
Konflik Lahan Berujung Maut, Dua Insiden Penganiayaan Berat Terjadi di Libureng Bone
Warga Libureng Ditebas Parang, Diduga Motif Sengketa Tanah
Motor Hilang Saat Pemilik Makan di Pengantin, Polisi Ungkap Pelakunya

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:59 WITA

Aksi Pencurian Gabah di Bone Terekam Jelas Kamera CCTV

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:21 WITA

Residivis Kasus Pencurian, Menangis Histeris Saat Diamankan Polisi

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:05 WITA

Residivis Kembali Berulah, Polisi Ungkap Rantai Peredaran Sabu di Bone

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:34 WITA

Drama Rp550 Juta di Balik Seleksi TNI: Pengakuan, Bantahan, dan Korban yang Terluka

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:19 WITA

Insiden Berdarah di Libureng Bone, Kades Ungkap Latar Belakang Kejadian

Berita Terbaru

Hukrim

Aksi Pencurian Gabah di Bone Terekam Jelas Kamera CCTV

Sabtu, 7 Feb 2026 - 16:59 WITA