Nasib P3K Damkar Bone, Kini Bergantung Pada Pemkab

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2024 - 11:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fahri Rusli Anggota Komisi 1 DPRD Bone

Fahri Rusli Anggota Komisi 1 DPRD Bone

BONE,BONEKU.COM– Setelah menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri terkait tanggapan atas proses penerimaan PPPK Damkar Kabupaten Bone, DPRD selanjutnya akan menyurat ke Pemkab Bone untuk segera ditindaklanjuti.

Sekedar diketahui bahwa berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri RI Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan pada tanggal (16//1/24) ada 5 poin yang tercantum di dalamnya.

Di poin lima dalam surat tersebut Kemendagri menyampaikan bahwa dalam hasil seleksi pengumuman PPPK Jabatan Fungsional Damkar dan Jabatan Fungsional Analisis Kebakaran  tahun 2023 di daerah terdapat ketidaksesuaian antara jabatan yang dilamar dengan surat keterangan kerja yang dilampirkan oleh peserta yang dinyatakan lulus baik pada formasi umum atau khusus.

Baca Juga:  Serdik Sespimmen Polri Muliati Dorong Penguatan Kepemimpinan Berbasis Strategi SFAS

Untuk itu diminta kepada Bupati selaku Penjabat Pembina Kepegawaian  melakukan peninjauan dan melakukan perubahan hasil keputusan hasil kelulusan seleksi untuk disesuaikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Menurut Fahri Rusli anggota Komisi 1 DPRD Bone yang juga turut menyampaikan aspirasi tenaga kontrak Damkar ke Kemendagri dan Kemenpan bahwa surat tersebut telah diterima oleh pihaknya untuk segera ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Data Flightradar24 Pastikan Pesawat PK-THT Jenis ATR 42-500 Hilang di Maros–Pangkep

“Iya kami telah menerima surat tersebut, dan kami juga sudah sampaikan ke pimpinan, sementara ini DPRD akan bersurat ke Pemkab Bone untuk ditindaklanjuti,” Kata Fahri yang dikonfirmasi Rabu, 17/1/2024.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa, aspirasi yang sebelumnya disampaikan oleh tenaga kontrak Damkar beberapa waktu lalu sudah berhasil difasilitasi oleh komisinya untuk menyampaikan ke Kemendagri dan Kemenpan-RB dan inilah hasilnya.

Baca Juga:  Dua Mesin Dinamo Air Warga Dicuri, Pemulung 25 Tahun Dibekuk Polisi

“Alhamdulillah sejauh ini kami sudah berhasil membawa aspirasi tersebut ke pusat, dan hasilnya adalah meminta kepada Pemkab Bone untuk ditinjau ulang, selanjutnya kembali tergantung pada  Pemkab Bone yang memiliki kewenangan dalam hal ini, tapi tentu kami akan mengawal prosesnya,” Tambahnya.

Berita Terkait

Gempar! Sambung Ayam di Salupangkan Diduga Dibekingi Oknum Polisi, Kapolres Mateng Ditantang Bettindak Tegas
Resmi Dilantik, DPP KEPMI Bone di Bawah Kepemimpinan Muh. Khaidir Siapkan Transformasi Organisasi
Antrean BBM Kembali Mengular di SPBU Camming Bone, Sopir Keluhkan Waktu Terbuang
Anak Diduga Curi Motor Ibu Kandung di Bone, Kendaraan Digadaikan untuk Biayai Pacar
Bunda PAUD Sulsel Perkuat Kompetensi Guru, Transisi PAUD ke SD Harus Menyenangkan
AMS : Bhayangkara Cup III Bukan Sekedar Ajang Balap, Ekonomi Soppeng Ikut Bergerak
Tiga Pembalap Nasional Garuk Tanah Sirkuit Larakkiang, Sesi Latihan Jadi Magnet Perhatian Warga Soppeng
1.086 KK di Bone dan Wajo Bakal Nikmati Listrik Gratis, Andi Muzakkir Aqil Kawal Program BPBL

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:11 WITA

Gempar! Sambung Ayam di Salupangkan Diduga Dibekingi Oknum Polisi, Kapolres Mateng Ditantang Bettindak Tegas

Minggu, 1 November 2026 - 13:24 WITA

Resmi Dilantik, DPP KEPMI Bone di Bawah Kepemimpinan Muh. Khaidir Siapkan Transformasi Organisasi

Minggu, 1 November 2026 - 10:25 WITA

Antrean BBM Kembali Mengular di SPBU Camming Bone, Sopir Keluhkan Waktu Terbuang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Anak Diduga Curi Motor Ibu Kandung di Bone, Kendaraan Digadaikan untuk Biayai Pacar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:45 WITA

AMS : Bhayangkara Cup III Bukan Sekedar Ajang Balap, Ekonomi Soppeng Ikut Bergerak

Berita Terbaru