Kronologis Bocah 2 Tahun Tenggelam di Sungai Mare

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024 - 00:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rumah duka, Saat korban di evakuasi dari sungai.

Suasana rumah duka, Saat korban di evakuasi dari sungai.

BONE,BONEKU.COM,– Seorang bocah yang masih berusia laki laki yang masih berusia 2 tahun bernama Dilan warga Dusun Labalenna Desa Lakukang Kecamatan Mare Kabupaten Bone ditemukan tewas mengapung di sungai Labalenna, Kamis, 6/9/2024.

Kasi Humas Polres Bone yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut, dimana seorang bocah laki-laki ditemukan meninggal dunia di Sungai Labalenna Kecamatan Mare sekitar pukul 09:00 wita.

Baca Juga:  Operasi Zebra Pallawa 2025 Dimulai Senin, Satlantas Bone Siap Tindak Pelanggar

“Menurut laporan, sebelum kejadian orang tua korban bersama keluarga baru merencanakan ke sungai untuk mandi-mandi, kemudian orang tua korban kembali ke rumah untuk mengambil jilbab, saat kembali dia sudah tidak melihat korban di tempat sebelumnya,” Kata Iptu Rayendra

Pada saat itu lanjut Rayendra, Orang tua bersama keluarga sempat mencari korban namun tidak ditemukan, pencarian kemudian kemudian dilanjutkan ke sungai yang berada di belakang rumah korban.

Baca Juga:  Polsek Tanete Riattang Bubarkan Tawuran Pemuda di Jalan Cokro Aminoto Bone

“Tidak berselang lama nenek korban melihat ada pampers yang mengapung di sungai, kemudian orang tua korban pun mencari korban ke sungai dan melihat anaknya sudah mengapung di permukaan air sudah tidak bernyawa,” Jelas Rayendra.

Korban diduga berenang ke sungai namun tidak tau berenang sehingga tenggelam. Usai ditemukan nyawa korban sudah tidak bisa tertolong, korban kemudian di evakuasi ke rumah selanjutnya akan langsung di makamkan oleh orang tua korban.

Baca Juga:  Perkelahian di Bone Berakhir Tragis, Remaja Ditikam dari Belakang

Atas kejadian tersebut Kapolres Bone AKBP Erwin Syah menghimbau kepada masyarakat khususnya bagi para orang tua, agar betul-betul mengawasi anaknya yang sedang bermain, jangan sampai terjadi kejadian yang serupa. (*)

Berita Terkait

Resmikan Tugu Ujung Aspal Selatan Sulawesi, Gubernur Sulsel Dorong Pariwisata Selayar
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak Pelajar dan Masyarakat Selayar Hijaukan Pesisir Lewat Penanaman Mangrove
Tiga Hari Hilang, Kakek 72 Tahun di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal Dunia
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Sungai Meluap Saat Menyeberang, Warga Desa Ujung Tanah Hilang Diduga Tenggelam
Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber
Bingung Pengelolaan & Data CSR 620 Perusahaan Berizin di Bone Belum Punya Aturan Main Jelas
Isu Makanan MBG Bone: Anak Sakit, Pengelola Klaim Aman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:41 WITA

Resmikan Tugu Ujung Aspal Selatan Sulawesi, Gubernur Sulsel Dorong Pariwisata Selayar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:36 WITA

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak Pelajar dan Masyarakat Selayar Hijaukan Pesisir Lewat Penanaman Mangrove

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:29 WITA

Tiga Hari Hilang, Kakek 72 Tahun di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:42 WITA

Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:13 WITA

Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber

Berita Terbaru