Hendak ke Sawah, Petani di Bone Tewas Tersambar petir

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rumah duka, Rabu, 16 Oktober2024

Suasana rumah duka, Rabu, 16 Oktober2024

BONE,BONEKU.COM,– Seorang petani yang merupakan warga Dusun Kaccope 2, Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra  Kabupaten Bone bernama Rusdi (35) dilaporkan tewas setelah tersambar petir saat hendak ke sawahnya sekitar pukul 09.00 pagi tadi, Rabu, 16/10/2024.

Kapolres Bone AKBP Erwin Syah yang dikonfirmasi melalui Plt kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tragis yang menimpa petani di Kecamatan Tonra tersebut.

Baca Juga:  Rumah Panggung di Bone Rata Dengan Tanah Terbakar Api

“Kronologisnya korban ini berangkat ke sawah sekitar pukul 07:00 pagi, saat itu dia hendak pulang ambil cangkul pada pukul 09:00 di perjalanan pulang kembali ke sawah korban tersambar petir dengan penuh luka bakar,” Ungkap Iptu Rayendra

Lanjut kata Rayendra, menurut keterangan saksi mata yang melaporkan kejadian ini bahwa memang cuaca saat itu sedang hujan deras disertai mendung tebal. Korban kemudian ditemukan tewas di tempat kejadian dengan luka bakar di kepala, darah keluar dari telinga, serta luka di betis dan telapak kaki.

Baca Juga:  Wabup Bone dan Ketua DPRD Hadiri Rakor RDTR Palattae di Kementerian ATR/BPN

“Tim medis dari Puskesmas Tonra yang tiba di lokasi bersama polisi memastikan Rusdi telah meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan” Tambahnya.

Atas peristiwa tersebut kepolisian dari Polres Bone menghimbau masyarakat untuk lebih waspada saat cuaca buruk. “Kami mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah saat hujan deras disertai petir untuk menghindari kejadian serupa,” tegas Rayendra

Baca Juga:  Petani Bone Menjerit Akibat Kekeringan, Pemkab Turunkan Mobil Tangki ke Lahan Pertanian

Sementara itu, keluarga korban telah memakamkan jenazah Rusdi di tempat perkuburan umum di lokasi setempat.

Pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama bagi mereka yang bekerja di luar ruangan. Masyarakat diharapkan selalu memperhatikan peringatan cuaca dan mengutamakan keselamatan diri. (*)

Berita Terkait

Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas
Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas
PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi
Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam
Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah
Mobil Dinas Diduga Serobot Antrean BBM, Satgas: Isi Pertamax Jadi Tidak Perlu Antre
Kapolsek Bontocani Gandeng Baznas Bone Bedah Rumah Warga Pelosok, Kisah Keluarga Rasli Tuai Perhatian
Saling Tantang di Live TikTok Berujung Penyerangan, 6 Orang Diamankan Bersama Badik dan Anak Busur

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WITA

Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas

Sabtu, 12 September 2026 - 13:04 WITA

Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas

Jumat, 11 September 2026 - 23:18 WITA

PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi

Jumat, 11 September 2026 - 17:28 WITA

Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah

Jumat, 11 September 2026 - 16:38 WITA

Mobil Dinas Diduga Serobot Antrean BBM, Satgas: Isi Pertamax Jadi Tidak Perlu Antre

Berita Terbaru