Danny Pomanto Tekankan Revisi Tata Ruang sebagai Solusi Perangi Risiko Banjir

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 15:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danny Pomanto, Walikota Makassar

Danny Pomanto, Walikota Makassar

MAKASSAR,BONEKU.COM,–  Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menekankan penting dilakukan revisi tata ruang sebagai langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kota.

Salah satu upaya yang diusulkan adalah mengembalikan kawasan rawan banjir menjadi ruang terbuka hijau melalui skema konsolidasi lahan.

“Di luar negeri, konsolidasi lahan memungkinkan area banjir diubah menjadi taman atau ruang air, sementara pemukiman dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Tetapi di sini, kebijakan seperti itu sulit diterapkan secara politik,” ungkap Danny Pomanto, Senin (9/12/2024).

Baca Juga:  Makale Tanah Toraja Terendam Banjir, Basarnas Kerahkan Personil Lakukan Evakuasi

Meski diakui efektif, implementasi skema ini menghadapi tantangan besar, terutama terkait pembiayaan dan kepemilikan lahan.

Danny Pomanto menilai, kebijakan semacam ini memerlukan dukungan politik yang kuat agar dapat diimplementasikan.

“Tantangan terbesar kita adalah pembiayaan dan kebijakan politik. Ide ini sebenarnya sudah lama muncul, tetapi belum ada langkah konkret karena hambatan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga:  2 Oknum ASN Pemkab Bone Menanti Pleno di Sentra Gakkumdu

Danny Pomanto menyebut, peran penting pengembang dalam pengelolaan kawasan rawan banjir.

Menurutnya, pemerintah kota perlu mengambil sikap yang lebih tegas dalam memastikan tata kelola yang baik untuk mengurangi risiko banjir.

“Pengembang memiliki tanggung jawab besar, tetapi pemerintah kota juga harus lebih aktif dan tegas. Ini membutuhkan kebijakan kuat agar penataan ruang benar-benar berfungsi untuk melindungi warga,” tegasnya.

Baca Juga:  Capaian Gemilang, Realisasi PAD Makassar Mencapai Rp1,3 Triliun

Wali Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem.

“Kita harus bersiap menghadapi segala kemungkinan dengan penuh kehati-hatian. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tutupnya.

Langkah revisi tata ruang ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk pengendalian banjir di Makassar, sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan kota. (*)

Berita Terkait

Pemprov Sulsel Luruskan Informasi Irigasi Demi Transparansi Publik
TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026
Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan
Gubernur Andi Sudirman Buka Musrenbang, Fokus Infrastruktur dan Kesejahteraan
Mencegah Sejak Dini: SEHATI dan Upaya Membaca Risiko Remaja
Kadinkes Sulsel Tegaskan Isu Rangkap Jabatan Hoaks
Gubernur Andi Sudirman: Calon Ketua PWI Sulsel Harus Independen dari Partai Politik
Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:49 WITA

Pemprov Sulsel Luruskan Informasi Irigasi Demi Transparansi Publik

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:13 WITA

TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:59 WITA

Gubernur Andi Sudirman Buka Musrenbang, Fokus Infrastruktur dan Kesejahteraan

Kamis, 30 April 2026 - 19:21 WITA

Mencegah Sejak Dini: SEHATI dan Upaya Membaca Risiko Remaja

Kamis, 30 April 2026 - 14:20 WITA

Kadinkes Sulsel Tegaskan Isu Rangkap Jabatan Hoaks

Berita Terbaru