Danny Minta Warga Tetap Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 15:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,- Kota Makassar beberapa hari belakangnya diguyur oleh Hujan. Di mana, terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengakibatkan sejumlah wilayah tergenang banjir.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, meminta kepada masyarakat untuk waspada dan bersiap diri atas kondisi yang ada. Sebab, Makassar sering terjadi banjir di setiap tahunnya, jika memasuki musim penghujan.

Khususnya, masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir seperti, di Kecamatan Manggala, Tamalanrea, Biringkanaya dan Panakkukang.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem dan Medan Terjal, Tim SAR Temukan Badan Pesawat ATR di Bulusaraung

Pasalnya, wilayah-wilayah tersebut memiliki topografi rendah yang memang cenderung menjadi tempat penampungan air. Sehingga, permasalahan banjir masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

“Masyarakat harus disiapkan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi itu. Ini pekerjaan besar yang membutuhkan revisi tata ruang,” ujar Danny, Rabu (11/12/2024).

Danny Pomanto, sapaan akrabnya, mengatakan dibutuhkan langkah – langkah ekstrem dalam penanganan banjir di Kota Makassar.

Salah satunya, dengan cara konsolidasi lahan. Danny menjelaskan dalam skema ini, warga di kawasan rawan banjir akan dipindahkan ke lokasi lain yang lebih tertata.

Baca Juga:  APBD Sehat dan Mandatory Spending Jadi Dasar Penyesuaian TPP ASN di Pemprov Sulsel

Sementara itu, wilayah bekas pemukiman dikembalikan menjadi area resapan air atau taman kota.

Ia melanjutkan skema konsolidasi lahan ini telah berhasil diterapkan di negara lain. Namun, untuk implementasi skema ini di Makassar belum bisa dibuat karena membutuhkan biaya yang cukup besar.

“Tapi itukan belum ada skema begitu berhasil dibuat. Keuangannya berat, kalau di luar negeri ada,” terang Danny.

Baca Juga:  Atap Sekolah dan Rumah Warga Terbuka Akibat Puting Beliung di Sibulue

“Itu kebijakan yang kuat walaupun dari dulu saya berkeinginan, tapi secara politik itu susah sekali,” sambung Danny.

Ia pun berharap pemimpin Makassar di masa depan mampu mewujudkan skema ini demi penanganan banjir yang lebih efektif.

“Nanti kita berharap pemimpin ke depan bisa mengatasi juga ini (wilayah rawan banjir),” tutup Danny. (*)

Berita Terkait

Pemprov Sulsel Dorong Kabupaten/Kota Gunakan Bajubodo untuk Pengadaan Produk UMKM
Komisi X DPR RI Serap Aspirasi di Sulsel, Fatmawati Rusdi Tekankan Pelestarian dan Revitalisasi Situs-situs Kebudayaan
Pembangunan Ruas Jalan Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah Dimulai, Bupati Maros dan Camat Sampaikan Apresiasi Mewakili Warga
Pemprov Sulsel dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Ekspor melalui Program REWAKO, Onstar Pop Farm Kirim Kemiri ke Jeddah
Gubernur Andi Sudirman Wujudkan Harapan Warga Maros, Pembangunan Ruas Moncongloe Resmi Dimulai
Pemprov Sulsel Perkuat Kualitas Data, ASN Diskominfo Ikuti Bimtek Metadata dan Rekomendasi Statistik
Rakor PM-AAS, Kementan dan Pemda di Sulsel Perkuat Sinergi Menuju Swasembada Pangan
Di Hadapan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Andi Sudirman: Fraksi Golkar DPRD Sangat Mendukung Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Sulsel Dorong Kabupaten/Kota Gunakan Bajubodo untuk Pengadaan Produk UMKM

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:39 WITA

Komisi X DPR RI Serap Aspirasi di Sulsel, Fatmawati Rusdi Tekankan Pelestarian dan Revitalisasi Situs-situs Kebudayaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:13 WITA

Pembangunan Ruas Jalan Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah Dimulai, Bupati Maros dan Camat Sampaikan Apresiasi Mewakili Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:10 WITA

Pemprov Sulsel dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Ekspor melalui Program REWAKO, Onstar Pop Farm Kirim Kemiri ke Jeddah

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:10 WITA

Gubernur Andi Sudirman Wujudkan Harapan Warga Maros, Pembangunan Ruas Moncongloe Resmi Dimulai

Berita Terbaru