Serius Hadirkan Sekolah Rakyat, Wabup Melawat ke Kemensos

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 14:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Pemda Bone menindaklanjuti rencana keinginan Kementerian Sosial (Kemensos) mendirikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu ditandai dengan lawatan Wakil Bupati (Wabup) Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin SP. MM. ke Kemensos Republik Indonesia di Jalan Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat, pada Selasa, 15 April 2025.

Lawatan Wabup Bone tersebut untuk berkoordinasi terkait Program Kemensos yakni Sekolah Rakyat.

Turut hadir mendampingi Wabup Bone, yakni Kadis Sosial Kabupaten Bone Drs. A. Mappangara MM, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, Dray Vibrianto dan Kadis DPMPTSP Kabupaten Bone, Andi Amran.

Baca Juga:  Jelang Pilkada Serentak, KPU Bone Gelar Kemah Demokrasi

Wakil Bupati Bone beserta rombongan diterima oleh Herman Koeswara selaku Kepala Sekretariat Komisi Nasional Disabilitas Kementerian Sosial RI dan Budi Satriyo selaku Plt. Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial RI.

Sekolah Rakyat ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 5 hektare dan menyasar masyarakat miskin di Kabupaten Bone.

Konsepnya berupa sekolah berasrama yang mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja ke Awangpone, Pj Bupati Ajak Warga Jaga Kampung Tetap Kondusif

Andi Akmal menyebutkan bahwa lokasi potensial yang dipertimbangkan adalah di Lingkungan Labekku, Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, yakni kawasan Eks Pembuangan Sampah yang sudah tidak difungsikan lagi.

Dengan kapasitas hingga 600 siswa, sekolah ini akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti asrama dan area pelatihan. Pemerintah pusat juga direncanakan akan mengatur proses rekrutmen dan penggajian tenaga pendidik untuk mendukung kelangsungan sekolah ini.

Baca Juga:  Tak Ada Anggaran, Satpol PP Akan Tiadakan PAM Ramadhan 2024

“Kami menyambut baik program ini karena sejalan dengan tujuan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, kami optimis dapat berpartisipasi dalam program ini,” kata Andi Akmal.

Program Sekolah Rakyat ini berada di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan tujuan utama menciptakan kawasan pendidikan terpadu yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu. (*)

Berita Terkait

Wakapolres Bone Lepas Tim E-Sport, Siap Berlaga di Kapolda Cup 2026
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Disahkan, Bupati Bone Apresiasi DPRD
Pria Ditemukan Meninggal di Pinggir Sawah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Granat Nanas dan 20 Butir Amunisi Ditemukan di Rumah Warga Bone, Tim Jibom Brimob Polda Sulsel Lakukan Evakuasi
Pesta Miras Berujung Tragedi, Remaja 20 Tahun Tewas Ditikam Kerabat Sendiri
Tinjau Puskesmas, Bupati Bone Tekankan Edukasi Gizi Hinga Desa
Sempat Viral Diduga Intimidasi Jurnalis, Pria yang Disebut Pengedar Narkoba Diamankan Satresnarkoba
Warga Bone yang Hanyut di Sungai Libureng Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:27 WITA

Wakapolres Bone Lepas Tim E-Sport, Siap Berlaga di Kapolda Cup 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:37 WITA

Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Disahkan, Bupati Bone Apresiasi DPRD

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:40 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Pinggir Sawah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:03 WITA

Granat Nanas dan 20 Butir Amunisi Ditemukan di Rumah Warga Bone, Tim Jibom Brimob Polda Sulsel Lakukan Evakuasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:29 WITA

Pesta Miras Berujung Tragedi, Remaja 20 Tahun Tewas Ditikam Kerabat Sendiri

Berita Terbaru