Wabup Bone: Jangan Ada Lagi Permainan Harga Gabah di Tingkat Petani

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Wakil Bupati (Wabup) Bone DR. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M. M., didampingi Asisten II Setda Bone Drs. Andi Gunadil Ukra, M.M., memimpin Rapat Koordinasi bersama Satgas Pangan Kabupaten Bone, perwakilan Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Bone dan beserta stakeholder terkait.

Rapat koordinasi tersebut difokuskan pada upaya penertiban dan penyelesaian permasalahan yang muncul terkait pengelolaan gabah di Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Lonjakan Pemohon, Polres Bone Perpanjang Layanan SKCK hingga 400 Orang per Hari

Kegiatan berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Bone, Kompleks Kantor Bupati Bone, Senin, 25 Agustus 2025.

Perwakilan Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Bone, Amir mengeluhkan adanya pembeli gabah dari kabupaten lain yang memainkan harga yang ditetapkan pemerintah.

Langkah ini diperlukan penguatan sektor pertanian secara komprehensif mulai hulu hingga hilir salah satunya dengan merevitalisasi penggilingan padi, dan kebijakan pemerintah yang tepat seperti ketersediaan benih, pupuk dan pengairan, guna percepatan swasembada pangan.

Baca Juga:  Paslon Sipakariomi Jadi Korban Vandalisme, Sejumlah Banner Dirusak OTK

“Kita kawal bersama, jangan seolah-olah ini tugas pemerintah saja. Kita bisa selesaikan bersama-sama dan kita bisa mulai dari Bone. Perpadi akan tetap menjadi partner pemerintah dan siap bersinergi mewujudkan swasembada,” terang Amir.

Ketua Perpadi Bone Amir menambahkan, Perpadi siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjadi hajat hidup orang banyak.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten/Kota

“Seperti yang diterapkan di beberapa kabupaten lain, mobil pengangkut gabah tetap diperbolehkan masuk dan melakukan pembelian di Kabupaten Bone, dengan ketentuan tidak mengubah atau permainkan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ungkap Wabup Andi Akmal.

“Dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama semua elemen pemerintah dalam mengawal ketahanan pangan nasional Serta mengawal seluruh program strategis pemerintah agar bersama menjadikan Bone lumbung pangan nasional,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas
Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial
Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus
Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat
Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ
Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:26 WITA

Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:42 WITA

Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WITA

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:35 WITA

Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ

Berita Terbaru

News

Camat Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Pesisir Kampung Bajo

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:34 WITA