Mengenang Sosok Sarina, Staf DPRD yang Jadi Tulang Punggung Keluarga hingga Akhir Hayatnya

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhumah Sarina Wati (25), staf DPRD Kota Makassar yang tewas tragis akibat terjebak dalam kebakaran saat aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Makassar pada 29 Agustus 2025 lalu.

Kepergian Sarina menjadi pukulan berat, terutama bagi kedua orang tuanya, Hatimang (51) dan Suardi, yang hingga kini masih sulit menerima kenyataan kehilangan putri semata wayangnya.

“Awalnya saya tidak percaya saat diberi tahu, namun setelah video call dan diperlihatkan jenazahnya, barulah saya yakin,” tutur sang ibu, dengan suara bergetar menahan tangis, Minggu (31/8/2025).

Baca Juga:  Usai Copot Kasat Narkoba, Kapolres Bone Dapat Mutasi ke Polda Sulsel

Sarina dikenal sebagai sosok pekerja keras sekaligus tumpuan keluarga. Kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai TKI—ibunya pernah bekerja di Arab Saudi, sementara ayahnya kini masih berada di Malaysia—menggantungkan harapan besar pada dirinya.

Sejak kuliah di Makassar, Sarina telah bergabung sebagai staf di Fraksi PDIP DPRD Kota Makassar mendampingi Andi Tenri Uji. Bahkan, ia tinggal di rumah atasannya tersebut selama menempuh pendidikan.

Baca Juga:  Resmob Polres Bone Ringkus Pelaku Penikaman di Pesta Rakyat Barebbo, Satu Korban Tewas


“Biaya kuliahnya pun banyak dibantu oleh beliau. Sekarang, saya tidak tahu lagi harus bagaimana,” ucap Hatimang pilu.

Kediaman keluarga di Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, masih dipadati pelayat hingga Minggu siang. Meski jenazah telah dikebumikan sehari sebelumnya di TPU Desa Kalero, air mata kehilangan masih terus mengalir.

Karangan bunga duka cita berjajar di halaman rumah, termasuk dari Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati. Bahkan, Bupati Bone menyempatkan diri berziarah langsung ke makam Sarina di Dusun Bampesu, Desa Kalero.

Baca Juga:  Bupati Bone Terima Silaturahmi Mantan Ibu Bupati Hj. Retno Ambarwati

Kepergian Sarina bukan hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menyisakan kehilangan besar bagi banyak pihak yang mengenalnya sebagai sosok penuh dedikasi dan berjiwa sosial. (*)

Berita Terkait

Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas
Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial
Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus
Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat
Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ
Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:26 WITA

Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:42 WITA

Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WITA

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:35 WITA

Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ

Berita Terbaru

News

Camat Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Pesisir Kampung Bajo

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:34 WITA