Setelah Nafa Urbach & Ahmad Sahroni, Kini Eko Patrio-Uya Kuya Kena Giliran

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BONEKU.COM, Setelah DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan 2 Anggotanya dari DPR yakni, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbah, kini giliran DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengambil langkah tegas dengan menonaktikan 2 kadernya dari DPR yakni Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya

Langkah tegas itu diumumkan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, menyusul kontroversi aksi joget kedua artis sekaligus politisi tersebut yang memicu kemarahan publik.

Baca Juga:  Wabup Bone Ikuti Rakor Nasional Pengelolaan Sampah Tahun 2025

“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak Senin, 1 September 2025,” tegas Viva Yoga dalam keterangan video, Minggu (31/8/25).

Sebelum keputusan itu diumumkan, Eko Patrio telah lebih dulu menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (30/8). Dalam video yang didampingi rekannya sesama Fraksi PAN, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu, Eko mengaku menyesal dan menyadari perbuatannya menimbulkan keresahan.

Baca Juga:  Dukung Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih, Menteri Bidang Pangan Rapat Bersama dengan Menteri BUMN

“Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio, menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan,” ujar Eko.

Hal senada juga diungkapkan Uya Kuya. Ia meminta maaf kepada publik terkait video dirinya berjoget di Gedung DPR RI usai pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan—yang menuai kritik luas dari masyarakat.

Baca Juga:  Real Count KPU : H. Aras Hampir Dipastikan Raih Kursi ke 4 DPR RI Sulsel II

“Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini,” ungkap Uya melalui video di akun media sosialnya, Sabtu (30/8).

Keputusan PAN ini menjadi sorotan publik, sekaligus menegaskan sikap partai dalam merespons kritik masyarakat terhadap perilaku kadernya di Senayan. (*)

Berita Terkait

Dasco Ungkap Isi Pertemuan Chatib Basri dan Prabowo, Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi
Mentan RI Salurkan Bantuan Rp9 Miliar untuk Korban Banjir di Bone
Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI
Jelang Pilkada 2026, SMSI Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD
Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Andi Amran Sulaiman
Kemenkeu Tak Beri Kepastian, Apdesi Bone Minta Komisi XI Bertindak Tegas

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:59 WITA

Dasco Ungkap Isi Pertemuan Chatib Basri dan Prabowo, Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 11 Mei 2026 - 11:34 WITA

Mentan RI Salurkan Bantuan Rp9 Miliar untuk Korban Banjir di Bone

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:47 WITA

Usai Hadiri WEF Davos 2026, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:09 WITA

Senyap Tapi Menyala : Langkah Strategis RMS Tinggalkan Nasdem dan DPR-RI

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:25 WITA

Jelang Pilkada 2026, SMSI Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD

Berita Terbaru