Lemahnya Hukum di Soppeng. Mafia BBM Subsidi Berkeliaran, SPBU Diduga Jadi Sarang Penyelewengan

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boneku.com ,Soppeng-Penegakan hukum di wilayah Polres Soppeng kembali menjadi sorotan publik. Dugaan praktiknya penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berlangsung terang-terangan di tengah kota, namun aparat penegak hukum tampak abai. Salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di laballili , Kecamatan lilirilau kabupaten Soppeng, diduga kuat menjadi pusat aktivitas mafia BBM subsidi. Sabtu (10/1/2026)

Pengantrian tersebut tiap hari menimbulkan kemacetan di pertamina tersebut. Mobil pengantri BBM tidak teratur keluhan warga sekitar kepada media katata.id

Hasil investigasi eksklusif tim Boneku.com mengungkap bahwa solar bersubsidi secara rutin dijual kepada pelangsir menggunakan jerigen—sebuah tindakan yang jelas melanggar hukum. Mirisnya, aktivitas ilegal ini berlangsung secara terbuka, tanpa hambatan berarti, seolah hukum telah kehilangan daya.

Baca Juga:  Bawa Sejumlah Tuntutan, Puluhan Mahasiswa PMII Geruduk Polres Bone

“Ini bukan kejadian spontan. Ini sistematis! Ada kerja sama antara oknum SPBU dan pelangsir. Negara dirampok setiap hari,” tegas salah satu narasumber kami.

Praktik seperti ini bukan hanya mencoreng nama Pertamina sebagai lembaga distribusi resmi, tetapi juga merupakan pelanggaran serius terhadap hukum.

Landasan Hukum yang Dilanggar:
Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, Pasal 55, menyebut bahwa:

Baca Juga:  Sopir Truk Jadi Korban Penganiayaan di Lokasi Tambang

Penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat dipidana hingga 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp60 miliar;

SPBU wajib menyalurkan BBM sesuai peruntukannya;

Pembeli yang mengetahui BBM berasal dari jalur ilegal juga dapat dikenai sanksi hukum;

Pemilik maupun pengelola SPBU bertanggung jawab secara hukum jika membiarkan pelanggaran terjadi.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya langkah nyata dari Polres Soppeng. Tidak ada penyegelan SPBU, tidak ada penyelidikan terbuka, apalagi penetapan tersangka. Pembiaran justru terlihat jelas.

Baca Juga:  Resmi Dibuka, 87 Tenant Meriahkan Pasar Ramadan Sukses

Kondisi ini memicu kemarahan masyarakat. Kecurigaan terhadap adanya “permainan di balik layar” makin kuat. Publik mempertanyakan: apakah aparat tidak tahu, atau justru tahu tapi memilih diam?

“Kalau ini terus dibiarkan, bisa jadi bom waktu. Penyelewengan BBM akan terus berulang jika aparat tidak tegas dan Pertamina tidak turun tangan mengawasi,” ujar seorang aktivis lokal yang enggan disebut namanya.

Redaksi Boneku.com akan terus mengawal kasus ini. Masyarakat menunggu ketegasan. Apakah hukum masih menjadi alat keadilan, atau telah tunduk di bawah kekuasaan mafia?

(Red)

 

Berita Terkait

Lansia 70 Tahun Hilang di Kebun Soppeng, Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian
Soppeng Jadi Laboratorium Pembelajaran Mahasiswa Internasional Bidang Kesehatan
Tim Belanda Andalan Kadis Kominfo Kanaruddin Tersingkir, Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
Bentuk Empati, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Keluarga Korban Musibah Sungai
Lansia Hilang di Soppeng Ditemukan Meninggal Dunia, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban ke Rumah Duka
Lansia Hilang di Soppeng, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai dan Area Perkebunan
Organisasi Pers Wajo Datangi DPRD, Desak Anggaran Media Kembali Diakomodasi
RSUD Latemmamala Soppeng Tetapkan Jam Besuk dan Perketat Aturan Pengunjung Anak

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:44 WITA

Lansia 70 Tahun Hilang di Kebun Soppeng, Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:51 WITA

Soppeng Jadi Laboratorium Pembelajaran Mahasiswa Internasional Bidang Kesehatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:46 WITA

Tim Belanda Andalan Kadis Kominfo Kanaruddin Tersingkir, Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:07 WITA

Bentuk Empati, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Keluarga Korban Musibah Sungai

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:47 WITA

Lansia Hilang di Soppeng Ditemukan Meninggal Dunia, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban ke Rumah Duka

Berita Terbaru