Bawa Sejumlah Tuntutan, Puluhan Mahasiswa PMII Geruduk Polres Bone

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bone menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Bone, Selasa (21/10/2025).

Dalam aksinya, para mahasiswa membawa sejumlah spanduk dan poster bernada kritik terhadap aparat penegak hukum. Mereka menuntut agar Polres Bone segera mengusut tuntas dugaan kasus dugaan jual beli alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disebut-sebut melibatkan oknum tertentu.

Aksi yang berlangsung di tengah cuaca terik itu diwarnai dengan orasi keras dan desakan agar pihak kepolisian bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat.

“Kami meminta Kapolres Bone agar segera memproses dugaan praktik jual beli alsintan yang merugikan petani. Jangan ada tebang pilih dalam penegakan hukum,” tegas salah satu koordinator lapangan aksi PMII Bone dalam orasinya.

Baca Juga:  Tindak Lanjut Laporan Warga, Satlantas Bone Turun Tertibkan Lalu Lintas

Mahasiswa menilai, praktik jual beli alsintan adalah bentuk penyimpangan serius terhadap program bantuan pemerintah di sektor pertanian.

Selain menyoroti dugaan jual beli alsintan, massa PMII juga menyampaikan sejumlah tuntutan lain, di antaranya maraknya penyalahgunaan BBM subsidi yang dibawa ke luar daerah untuk perusahaan industri dan kasus ini banyak dibekingi oleh oknum oknum APH.

Selain itu juga mereka meminta agar pihak kepolisian mengatensi banyaknya tindakan tindakan kriminal yang terjadi belakangan ini yang sisebabkan oleh miras dan senjata tajam, selain itu juga menindaki THM yang ada di bone yang menyediakan minuman keras.

Baca Juga:  Bone Raih Penghargaan KLA Kategori Nindya

“Apabila semua tuntutan yang kami bawa ini tidak mendapat respon maka kami akan melakukan konsolidasi dan berjanji akan menurunkan massa lebih banyak lagi,” Ungkap Jendlap aksi, Angga Prayuda

Kapolres Bone AKBP Sugeng Setyo Budhi yang didampingi sejumlah kasat dan pejabat polres bone yang menerima aspirasi mahasiswa menyatakan akan menindaklanjuti semua laporan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Semua laporan dan aduan masyarakat yang sampai ke kami sebenarnya kami sudah respon semua, Semua proses akan dilakukan sesuai ketentuan hukum, bahkan ada oknum anggota kami yang melakukan pelanggaran kini sudah menjalani hukuman,” Tegas Kapolres Bone

Baca Juga:  Panwaslu Palakka Buka Pendaftaran PTPS, Berikut Syaratnya

Aksi yang berlangsung sekitar satu jam itu berakhir dengan tertib setelah perwakilan mahasiswa diterima untuk berdialog dengan pihak kepolisian. Meski demikian, PMII Bone menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum yang jelas.

“Kalau dalam waktu dekat tidak ada tindak lanjut, kami akan turun lagi dengan massa yang lebih besar,” tegas orator aksi. (*)

Berita Terkait

Gelar Sosialisasi, KPU Bone Benahi Data Parpol untuk Verifikasi Pemilu 2029
Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah, Pemkab Bone Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif
CCTV Ungkap Detik-detik Pelaku Menggasak Uang Kotak Amal Masjid Jami Al Mujahidin Pappolo
Puluhan Tahun Dinantikan, Jalan Awang Cenrana – Lebongnge Diresmikan Bupati Bone
Dipicu Cemburu Buta, Seorang Pria Diduga Aniaya Kekasih di Kamar Kost
Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi
Bupati Bone Sidak UKPBJ, Perintahkan Percepatan Lelang Proyek Strategis
Aksi Mahasiswa di DPRD Bone Sempat Ricuh, Massa Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:10 WITA

Gelar Sosialisasi, KPU Bone Benahi Data Parpol untuk Verifikasi Pemilu 2029

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:21 WITA

Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah, Pemkab Bone Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:55 WITA

CCTV Ungkap Detik-detik Pelaku Menggasak Uang Kotak Amal Masjid Jami Al Mujahidin Pappolo

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:16 WITA

Dipicu Cemburu Buta, Seorang Pria Diduga Aniaya Kekasih di Kamar Kost

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:10 WITA

Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi

Berita Terbaru